periskop.id - Pada Minggu sore, 1 Maret 2026, terjadi kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor di Jalan Nasional Purworejo–Wates. Lokasi tepatnya berada di perempatan dekat BRI Palihan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo.

Kecelakaan tersebut melibatkan moge merek Harley Davidson dan Suzuki Jupiter MX. Total ada empat orang yang menjadi korban dalam insiden ini. Satu di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Dari informasi yang beredar dan dihimpun melalui salah satu akun Instagram, diketahui bahwa salah satu korban merupakan seorang pebisnis rokok bermerek HS. Sementara itu, korban yang meninggal dunia diketahui adalah istri dari pemilik usaha rokok tersebut.

Bagaimana Kronologi Kecelakaan Maut Ini?

Kabar kecelakaan ini pertama kali diketahui dari unggahan akun Instagram @andreli_48. Dalam keterangan caption-nya disebutkan bahwa korban yang terlibat adalah pemilik rokok HS, Muhammad Suryo, yang saat itu memboncengi istrinya, Anis Syarifah. Sementara itu, pengendara Suzuki Jupiter MX merupakan seorang pria warga sekitar lokasi kejadian yang berboncengan dengan anaknya.

Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, Pratman yang ditulis dalam caption unggahan tersebut, kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, moge yang dikendarai bos rokok HS melaju cukup kencang bersama rombongan moge lain dari arah Bandara YIA menuju Purworejo.

"Tadi Harleynya mau nyalip kendaraan di depannya (ambil kanan). Korban (Jupiter MX) dari selatan mau nyeberang, langsung ketabrak. Tadi anak kecilnya (penumpang Jupiter MX) langsung terlempar ke selokan (saluran dituangkan di samping jalan). Pengendara dan pembonceng Harleynya juga terlempar ke saluran irigasi,” tutur Pratman.

Usai menabrak Jupiter MX, moge tersebut terseret hingga sekitar 20 meter yang mengakibatkan kerusakan parah pada motor. Akibat kecelakaan ini, penumpang moge yang merupakan istri dari bos rokok HS meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlempar ke saluran irigasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Rizki Amalia, Kulon Progo, Yogyakarta.

Sementara itu, pengendara moge mengalami kondisi kritis dan langsung dilarikan ke Jogjakarta International Hospital. Kemudian, dua korban dari Jupiter MX mengalami luka serius. Pengendara mengalami patah kaki kanan dan anaknya dibawa ke RSUD Wates untuk mendapatkan perawatan medis.

Siapa Sosok Muhammad Suryo Pemilik Usaha Rokok HS?

Dari insiden kecelakaan tersebut, perhatian publik pun tertuju pada sosok di balik pengusaha rokok HS. Muhammad Suryo dikenal sebagai pebisnis yang bergerak di industri hasil tembakau dan telah lama menekuni bidang ini.

Produk rokok HS diproduksi dengan pusat produksi di Magelang, Jawa Tengah. Rokok buatannya masuk ke segmen kretek mesin dan telah dipasarkan di Pulau Jawa serta sebagian wilayah Sumatra.

Ia membangun usahanya berawal dari usaha kecil hingga mampu memproduksi dalam skala yang lebih besar. Bukan hanya fokus pada produksi rokok, usahanya juga mencakup penyediaan bahan baku tembakau, pengemasan hingga pendistribusian ke agen dan pengecer.

Selain berpusat di Magelang, ia juga berencana memperluas fasilitas produksi ke Lampung Timur. Rencana ini dilakukan sebagai langkah untuk memperluas jangkauan pasar, khususnya di wilayah Sumatra.

Di tengah berbagai tantangan industri rokok, seperti kenaikan cukai, pembatasan promosi hingga perubahan pola konsumsi masyarakat, rokok HS tetap mampu mempertahankan eksistensinya. Hal tersebut didukung oleh strategi bisnis yang berfokus pada perluasan distribusi ke daerah-daerah dan penetapan harga yang tetap kompetitif.