periskop.id - Rekaman barisan motor yang diklaim dipakai untuk kegiatan operasional MBG terus menjadi topik perbincangan masyarakat. Rekaman menampilkan banyaknya motor berbaris, berukuran besar, dan bergaya adventure.

Menurut Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)

motor tersebut sudah direncanakan dalam anggaran 2025 dan fungsinya untuk menunjang kegiatan Program MBG, khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," ujar Dadan.

Meski begitu, Dadan menegaskan bahwa motor tersebut belum diserahkan kepada pihak yang berhak. Ia menjelaskan, kendaraan yang tersedia masih harus melalui proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum digunakan.

"Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan," katanya.

Spesifikasi Emmo JVX GT Motor Untuk MBG

Emmo JVX GT dipasarkan oleh PT Yasa Artha Trimanunggal yang berlokasi di DKI Jakarta dengan harga Rp49,95 juta, sudah termasuk PPN 12%.

Emmo JVX GT bukan motor listrik biasa. Motor ini didesain khusus untuk petualangan, bergaya adventure atau off-road ringan sehingga mampu melintasi berbagai jenis medan.

Berdasarkan informasi dari situs resmi Emma, berikut adalah spesifikasi utama motor Emmo JVX GT:

  • Harga diperkirakan sekitar Rp56,8 juta
  • Motor menggunakan penggerak BLDC dengan daya 3.800 watt (rated) dan 7.000 watt (peak)
  • Kecepatan maksimum mencapai 80 km/jam
  • Ditenagai baterai 72V 31Ah dengan jarak tempuh hingga 70 km
  • Pengisian cepat (fast charging) 30%–80% memakan waktu sekitar 1 jam
  • Kompatibel dengan dual battery untuk jarak tempuh lebih jauh
  • Ground clearance mencapai 320 mm, cocok untuk berbagai medan
  • Bobot kosong motor 110 kg dengan kapasitas angkut 200 kg
  • Ban dual purpose, 19 inci di depan dan 18 inci di belakang
  • Rem cakram depan-belakang dengan sistem CBS untuk keamanan
  • Fitur tambahan termasuk panel digital, smart gear box, dan suspensi belakang yang bisa diatur.

Alasan Memilih Motor Listrik untuk MBG?

Pemerintah berencana memanfaatkan motor listrik sebagai kendaraan operasional MBG. Menurut Presiden Prabowo Subianto, penggunaan motor listrik dapat membantu memperlancar dan mengefisienkan distribusi di lapangan.

Ramah Lingkungan: Motor listrik membantu mendukung transisi energi dan mengurangi emisi karbon.

Hemat Biaya Operasional: Mengisi daya listrik lebih murah dibandingkan bahan bakar konvensional.

Perawatan Lebih Mudah: Komponen motor listrik lebih sedikit sehingga perawatannya lebih sederhana.

Tenaga Langsung Tersedia: Torsi instan membuat motor cocok untuk rute yang sering berhenti dan jalan padat.

Kapasitas Angkut Cukup: Dengan tambahan boks khusus, motor bisa membawa logistik makanan dengan aman.