periskop.id - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menaruh perhatian serius terhadap laporan adanya oknum aparat yang menjadi pelindung atau beking dalam praktik ilegal sektor migas. SKK Migas menegaskan dukungan penuh bagi TNI dan Polri untuk menindak tegas anggotanya yang terlibat, baik yang masih aktif maupun purnawirawan.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyatakan apresiasi atas komitmen yang sebelumnya disampaikan oleh Wadan Puspom TNI untuk membersihkan internal dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Kami sangat mengapresiasi apa yang tadi disampaikan oleh Wadan Puspom TNI, bahwa oknum-oknum di lapangan, baik yang berbaju hijau maupun cokelat, akan ditindak tegas,” kata Djoko di Mabes Polri, Selasa (7/4).
Djoko mengungkapkan, kabar mengenai keterlibatan oknum aparat dalam melindungi praktik mafia minyak masih terus terdengar di lapangan. Menurutnya, tindakan tegas tanpa pandang bulu sangat diperlukan untuk menjaga kedaulatan energi nasional.
“Kami mendengar bahwa, seperti yang disampaikan Bapak Wadan Puspom TNI tadi, masih ada laporan yang katanya dibekingi oleh oknum-oknum TNI-Polri, baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun,” jelasnya.
Djoko menjelaskan, saat ini pemerintah sedang berupaya keras menstabilkan harga BBM dan LPG di tengah gejolak global yang tidak menentu. Indonesia beruntung mendapatkan windfall profit dari ekspor LPG yang dialokasikan kembali untuk menambah subsidi energi bagi masyarakat.
Oleh karena itu, pengawasan terhadap kegiatan hulu migas menjadi sangat krusial agar tidak terjadi kebocoran anggaran akibat pencurian. Djoko secara khusus memuji langkah Bareskrim Polri dan TNI dalam mengamankan fasilitas objek vital nasional dari aksi kejahatan teknis.
“Sekali lagi, kami di SKK Migas mengapresiasi TNI-Polri, khususnya Bareskrim, yang telah berupaya mengawasi dan menindak, terutama di kegiatan hulu migas, yaitu praktik ilegal pengeboran (illegal drilling) dan pencurian minyak bumi melalui pipa-pipa (illegal tapping),” pungkasnya.
Tinggalkan Komentar
Komentar