periskop.id - Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung kondisi para korban kecelakaan kereta api di sebuah rumah sakit di Bekasi, Selasa (28/4). Dalam kunjungannya, Prabowo menyatakan keprihatinan mendalam atas tragedi tersebut dan menginstruksikan langkah besar untuk membenahi ribuan perlintasan sebidang di Pulau Jawa.

Prabowo menegaskan, pemerintah akan segera melakukan investigasi menyeluruh terkait penyebab kecelakaan. Ia menyoroti masalah klasik berupa banyaknya lintasan kereta api yang tidak terjaga sebagai faktor risiko utama.

“Tentunya kita semua prihatin, kaget, dengan kecelakaan yang telah terjadi. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi, atas nama pemerintah daerah. Secara garis besar memang kita perhatikan lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga. Kita segera mengatasi,” kata Prabowo di RSUD Bekasi, Selasa (28/4).

Sebagai solusi permanen untuk wilayah Bekasi yang padat, Prabowo telah menyetujui pembangunan flyover yang akan didanai langsung melalui bantuan Presiden. Tidak hanya di Bekasi, Presiden memerintahkan perbaikan total pada 1.800 titik perlintasan serupa di seluruh Jawa yang menurutnya sudah puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan menyeluruh.

“Di Jawa ada 1.800 titik lintasan seperti ini. Ini kira-kira dari zaman Belanda, sudah berapa puluh tahun. Sekarang segera kita selesaikan semua itu. Saya sudah perintahkan agar segera diperbaiki semua lintasan tersebut, apakah dengan pos jaga atau dengan flyover,” jelasnya.

Pemerintah memproyeksikan anggaran sebesar Rp4 triliun untuk merealisasikan proyek keselamatan transportasi tersebut. Presiden menilai angka tersebut sangat layak dikeluarkan demi menjamin keselamatan nyawa warga.

“Mari kita perhitungkan sekitar hampir Rp4 triliun. Demi keselamatan karena itu sangat penting. Kita sangat perlu kereta api, maka kita harus keluarkan itu. Sudah berpuluh tahun tidak dilakukan, sekarang saatnya kita lakukan,” tegasnya.

Mengenai kondisi pasien, Prabowo menyebutkan terdapat sekitar 54 korban yang tengah ditangani dengan baik oleh tim medis. Ia memastikan sebagian korban telah diperbolehkan pulang dan semua urusan perawatan telah dikelola oleh otoritas terkait.

“Sebagian sudah ada yang pulang. Kalau tidak salah masih sekitar total 60-an, 54, dan hampir semuanya sudah ditangani dengan baik. Sebagian sudah dikembalikan, sebagian sudah diurus. Pokoknya semuanya sudah diurus,” ujarnya.

Prabowo juga menjamin pemerintah akan memberikan kompensasi kepada seluruh korban yang terdampak insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line tersebut.

“Ya nanti semuanya ada kompensasi,” tutupnya.