periskop.id - Aksi unjuk rasa mahasiswa dari berbagai kampus di wilayah Jabodetabek dijadwalkan berlangsung hari ini, Jumat (11/6), di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, mulai pukul 10.00 WIB. Demonstrasi ini membawa lima tuntutan yang menyasar sejumlah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Beberapa Badan Eksekutif Mahasiswa yang dikonfirmasi ikut serta antara lain BEM Universitas Indonesia, BEM Institut Pertanian Bogor, BEM Universitas Pancasila, dan BEM Universitas Gunadharma. Ketua BEM UI memastikan seluruh BEM tingkat fakultas di kampusnya akan hadir dalam aksi tersebut.
Siapa Saja yang Ikut Demo Mahasiswa 11 Juni Ini?
Ketua BEM UI Anandaku Dimas Rumi menyatakan bahwa konsolidasi nasional yang sebelumnya digelar di Kampus UI turut melibatkan berbagai organisasi dan simpul pergerakan lain. Namun, kepastian jumlah massa masih akan difinalisasi.
"Beberapa organisasi dan simpul pergerakan yang ikut konsolidasi nasional di Kampus UI kemarin masih akan memastikan kehadiran dan estimasi massa yang ikut di rapat malam ini," tutur Dimas saat dihubungi pada Kamis (11/6).
Saat ini, menurutnya, pihak penyelenggara masih menjalankan serangkaian persiapan, termasuk pendalaman materi melalui diskusi internal sebelum aksi dimulai.
5 Tuntutan Mahasiswa dalam Aksi Hari Ini
Massa mahasiswa membawa lima poin tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah. Berikut rinciannya:
1. Mendesak pemerintah menghentikan pemborosan anggaran negara (APBN).
2. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).
3. Menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
4. Mengakhiri praktik militerisme di ranah sipil.
5. Menuntut Presiden Prabowo Subianto berhenti menghindari tanggung jawab dan secara terbuka mengakui kesalahan pemerintah.
Apakah Ini Reformasi Jilid 2?
Dimas membuka ruang untuk wacana yang lebih besar soal arah gerakan ini. Ia mempertanyakan legitimasi moral para pejabat yang saat ini masih menjabat.
"Apakah ini akan menjadi Reformasi Jilid 2 atau enggak, sekiranya mungkin ini bisa jadi retorika kita bersama ya. Apakah pemerintah dalam kondisi saat ini masih merasa layak ketika mereka mengisi jabatan yang ada? Apakah mereka masih merasa bisa merepresentasikan rakyatnya atau tidak?" ucap Dimas.
Ia menegaskan bahwa terlepas dari framing gerakan, inti dari aksi ini tetap kelima tuntutan yang telah disusun bersama. "Apakah kita mengusung tema Reformasi Jilid 2, tadi seperti yang saya sampaikan, tuntutan kami itu tadi," imbuhnya.
Perkembangan aksi hari ini layak dipantau, mengingat jangkauan konsolidasi yang melibatkan banyak kampus dan organisasi pergerakan sekaligus. Lima tuntutan yang dibawa mencerminkan keresahan yang cukup luas terhadap arah kebijakan pemerintah saat ini.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar