banner-sheroes-yoga
Nasional

BGN Bakal Hentikan Sementara Program MBG Saat Libur Sekolah

Badan Gizi Nasional menghentikan sementara program makan bergizi gratis selama libur sekolah untuk melakukan audit total dan evaluasi tata kelola.

MBG
Ilustrasi. Siswa menunjukan paket makanan menu kuliner nusantara untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Tanjunganom 3, Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (8/1/2026). Foto oleh Antara Foto/ Muhammad Mada
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Badan Gizi Nasional (BGN) bakal menghentikan sementara pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) saat libur sekolah.

 

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari bilang, langkah penghentian sementara ini sengaja dipilih demi membenahi program.

 

Ia menegaskan bahwa operasional seluruh fasilitas dapur di lapangan akan ditinjau ulang secara menyeluruh oleh tim internal.

 

"Kami juga memanfaatkan momentum untuk libur sekolah ini, kami akan setop semua, kami akan audit semua dapur," ucap Arumsari di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (15/6/2026).

 

Arumsari menuturkan, langkah ini diambil agar pihaknya bisa melakukan evaluasi total terhadap tata kelola program MBG.

 

Manajemen organisasi dinilai membutuhkan waktu khusus untuk membenahi segala kekurangan teknis pelaksanaan program di lapangan.

 

"Ya,setop. Untuk yang semasa libur sekolah sambil kita membenahi gitu," ujar Arumsari.

 

Pihak otoritas menargetkan seluruh proses perbaikan sistem dan manajemen MBG bisa selesai tepat waktu.

 

Menurutnya, pembenahan ini sangat krusial agar penyaluran bantuan makanan berikutnya berjalan lebih efektif.

 

Ia berharap proses evaluasi komprehensif tersebut dapat rampung sepenuhnya sebelum masa liburan para siswa berakhir.

 

Target tersebut dipasang agar operasional program bisa langsung berjalan lebih optimal begitu kegiatan belajar mengajar kembali aktif.

 

"Nanti mudah-mudahan ketika nanti anak-anak sudah masuk sekolah, kita sudah lebih baik, kondisi di lapangan sudah lebih rapi gitu ya," tutur Arumsari.

 

Sebagai langkah penguat, institusi ini juga sedang melakukan penataan ulang mengenai target sasaran masyarakat.

 

Arumsari menyebutkan bahwa koordinasi intensif terus berjalan guna melakukan refocusing data para penerima manfaat program MBG.

 

Langkah sinkronisasi ini disebut melibatkan berbagai instansi terkait yang memang berwenang memegang basis data krusial tersebut.

 

Ia mengklaim proses pemutakhiran data dikawal secara ketat agar tidak terjadi salah sasaran dalam distribusi bantuan.

 

"Saya kawal betul teman-teman Pusdatin kami, dan juga kami sudah mulai melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang sebenarnya sudah memiliki data," tutup Arumsari.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Badan Gizi Nasional (BGN), Agustina Arumsari, dan Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.