banner-sheroes-yoga
Nasional

Apa Saja Menu di Pesawat Presiden Prabowo?

Tiga menu ini hampir tak pernah absen di pesawat kepresidenan Prabowo Subianto. Mulai dari kopi Hambalang hingga bakso, ini daftarnya.

Apa Saja Menu di Pesawat Presiden Prabowo?
Pesawat Kepresidenan Republik Indonesia. Wikimedia/Lanud Halim Perdanakusuma
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Ada tiga menu yang hampir tak pernah absen setiap kali Presiden Prabowo Subianto terbang menggunakan pesawat kepresidenan. Fakta ini diungkap langsung oleh Asisten Khusus Presiden Dirgayuza Setiawan melalui akun Instagram pribadinya.

Bagi yang terbiasa terbang dengan maskapai komersial, pilihan menu di atas pesawat biasanya berkisar antara ayam atau ikan. Pengalaman berbeda menanti siapa pun yang ikut dalam penerbangan kepresidenan.

Dirgayuza menyebutkan tiga menu yang nyaris selalu tersedia, baik saat penerbangan maupun di Istana. Ketiganya adalah kopi Hambalang, bakso, dan nasi bakar.

3 Menu Ikonik di Pesawat Kepresidenan Prabowo

"Kopi Hambalang sudah sering dibahas. Namun bakso dan nasi bakar juga hampir selalu hadir, baik di Istana maupun dalam penerbangan Presiden," tulis Dirgayuza di akun Instagramnya.

Menu-menu tersebut disiapkan oleh tim chef on board Garuda Indonesia, salah satunya Chef Yudi Mulyadi, selama penerbangan berlangsung.

Kopi Hambalang sendiri bukan nama baru di kalangan publik yang mengikuti aktivitas Presiden Prabowo. Kopi ini sudah sering disebut dan menjadi salah satu minuman favorit yang identik dengan orang nomor satu Indonesia tersebut.

Bagaimana Persiapan Menu untuk Penerbangan Jarak Jauh?

Untuk rute-rute internasional atau jarak jauh, bahan-bahan masakan dibawa langsung dari Indonesia. Ini dilakukan demi mempertahankan cita rasa khas masakan Nusantara yang otentik.

Konsekuensinya, area istirahat kru pesawat kerap dialihfungsikan sebagai tempat penyimpanan bahan makanan. Prioritas penyajian menu berkualitas tampak menjadi pertimbangan utama dalam setiap penerbangan kepresidenan.

Falsafah Jawa sebagai "Menu" Tak Tertulis Presiden

Di luar ketiga hidangan tersebut, Dirgayuza menyampaikan refleksi yang lebih dalam soal "menu" sesungguhnya di meja Presiden Prabowo.

"Tetapi sesungguhnya, menu paling menarik di meja makan Presiden tidak pernah tercantum dalam buku menu. Menu itu adalah pelajaran hidup," ungkapnya.

Dirgayuza menceritakan bagaimana Prabowo menyerap banyak nilai dari R.M. Margono Djojohadikusumo, kakek Prabowo sekaligus pendiri BNI. Dari sang kakek dan para gurunya, Prabowo mendalami sejumlah falsafah Jawa yang membentuk cara berpikir dan gaya kepemimpinannya.

Tiga di antaranya yang kerap didengar Dirgayuza adalah becik ketitik, ala ketara (yang baik akan terlihat, yang buruk akan terungkap), sabdo pandita ratu (ucapan pemimpin adalah janji), serta rame ing gawe sepi ing pamrih (banyak bekerja, sedikit menuntut pujian).

Prabowo juga kerap mengingatkan prinsip ojo dumeh dan ojo ngoyo, jangan sombong dan jangan memaksakan kehendak di luar kemampuan. Dalam ranah politik, ia menekankan pentingnya menang tanpo ngasorake, menang tanpa merendahkan pihak yang kalah.

"Mungkin itulah sebabnya bakso, nasi bakar, dan kopi Hambalang terasa istimewa di meja Presiden. Karena yang mengenyangkan bukan hanya makanannya, tetapi juga bekal ilmu yang menyertainya," tulis Dirgayuza menutup unggahannya.

Kesederhanaan pilihan menu di pesawat kepresidenan tampaknya bukan hal yang kebetulan. Di balik kopi, bakso, dan nasi bakar, ada narasi soal nilai-nilai yang ingin dijaga oleh pemimpin tertinggi negara ini.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Prabowo Subianto, Dirgayuza Setiawan, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA), menu favorit presiden, dan pesawat dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.