periskop.id - Kawasaki Brusky 125 dan Honda Vario 125 kini bersaing langsung di segmen skutik 125 cc yang paling kompetitif di Indonesia. Jika Anda sedang mempertimbangkan salah satunya, perbandingan spesifikasi berikut bisa jadi bahan pertimbangan sebelum memutuskan.

Kawasaki secara resmi terjun ke kelas entry level skutik lewat peluncuran Brusky 125 di Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran 2026 pada Kamis (11/6/2026). Kehadiran motor ini langsung menempatkannya berhadapan dengan Honda Vario 125, salah satu skutik paling laris di kelas yang sama.

Advertisement

Desain Kawasaki Brusky 125 vs Honda Vario 125

Kawasaki Brusky 125 tampil dengan garis bodi yang sporty dan berkarakter harian. Setangnya lebar, dek kakinya lapang, dan joknya dirancang untuk kenyamanan penggunaan rutin.

Brusky dibekali lampu depan ganda berbasis LED lengkap dengan Daytime Running Light (DRL) serta lampu belakang LED. Pelek berukuran 14 inci dibalut ban tubeless 80/90-14 di depan dan 90/90-14 di belakang.

Honda Vario 125 tampil lebih agresif dengan lekukan V-shape di bagian depan dan belakang. Seluruh sistem pencahayaannya sudah LED, tersedia dalam pilihan warna yang lebih variatif, serta menggunakan ban yang sedikit lebih lebar, yakni 90/80 di depan dan 100/80 di belakang.

Perbandingan Mesin Brusky 125 dan Honda Vario 125

Kawasaki Brusky 125 mengandalkan mesin 125 cc SOHC dua katup berpendingin udara. Tenaga yang dihasilkan mencapai 7 kW pada 7.500 rpm, dengan torsi puncak 10 Nm di 6.000 rpm.

Honda Vario 125 menggunakan mesin 125 cc berpendingin cairan yang disertai teknologi enhanced Smart Power (eSP). Tenaganya lebih besar, yakni 8,2 kW pada 8.500 rpm, dengan torsi puncak 10,8 Nm di 5.000 rpm.

Dari sisi teknologi mesin, Vario 125 selangkah lebih maju berkat sistem pendingin cairannya. Brusky masih bertumpu pada pendingin udara, yang umum dijumpai di segmen skutik dengan harga lebih terjangkau.

Fitur Kawasaki Brusky dan Honda Vario 125

Kawasaki Brusky menawarkan fitur yang cukup lengkap untuk kelas hariannya. Tersedia USB Power Socket, kompartemen penyimpanan ganda di bagian depan, tombol pembuka jok terintegrasi, hazard lamp, kick starter, dan bagasi berkapasitas 14 liter.

Panel instrumennya memadukan speedometer analog dengan indikator digital untuk informasi bahan bakar, pendekatan yang cukup familiar untuk sebagian besar pengguna.

Honda Vario 125 lebih unggul dari sisi fitur modern. Motor ini dilengkapi panel meter full digital, Honda Smart Key pada varian tertentu, Idling Stop System (ISS), serta bagasi berkapasitas 18 liter, empat liter lebih besar dibanding Brusky. Sistem pengereman Combi Brake System (CBS) dan hook multifungsi turut melengkapi daftar kelebihannya.

Harga Kawasaki Brusky 125 vs Honda Vario 125

Kawasaki Brusky 125 dipasarkan seharga Rp26,5 juta on the road Jakarta, tersedia dalam satu pilihan warna, Glorious Black.

Honda Vario 125 hadir dalam tiga varian dengan rentang harga berbeda. Vario 125 CBS dibanderol Rp24.560.000, Vario 125 CBS-ISS Rp26.215.000, dan Vario 125 Street Rp26.649.000. Karena diproduksi secara lokal, harga Vario 125 secara umum lebih kompetitif dibanding Brusky di segmen yang sama.

Keduanya menyasar pasar yang serupa dengan pendekatan berbeda: Vario 125 unggul di teknologi mesin dan kelengkapan fitur, sementara Brusky membawa nilai brand Kawasaki ke segmen yang selama ini didominasi merek Jepang lainnya. Pilihan akhir tentu kembali ke prioritas dan kebutuhan berkendara masing-masing.