Periskop.id - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mengungkapkan, Jakarta Selatan masih menjadi kota yang paling sering dikunjungi wisatawan nusantara (wisnus) pada Februari 2026, dengan proporsi sebesar 27,16%.

Wilayah selanjutnya, kata Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto di Jakarta, Rabu (1/4) adalah Jakarta Pusat dengan proporsi sebesar 20,94%, diikuti Jakarta Timur (18,51%). Selanjutnya, yakni Jakarta Barat (17,43%), Jakarta Utara (15,74%), dan Kepulauan Seribu (0,23%).

Jakarta Selatan sebelumnya juga menjadi destinasi favorit wisatawan pada Januari 2026, dengan proporsi sebesar 28,02%, disusul Jakarta Pusat (20,31%), Jakarta Timur (19,05%), lalu Jakarta Barat 17,07%, Jakarta Utara 15,28%, dan Kepulauan Seribu 0,27%.

Jakarta Selatan juga tercatat sebagai wilayah DKI Jakarta yang paling sering dikunjungi wisatawan nusantara pada kuartal IV-2025, dengan proporsi sebesar 27,86%.

Kadarmanto mengungkap jumlah perjalanan wisatawan nusantara yang berasal dari luar Jakarta sebanyak 8,12 juta perjalanan pada Februari 2026. Angka ini turun sebesar 6,76% dibandingkan Januari 2026, tapi masih meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu. 

"Jumlah perjalanan wisnus dengan tujuan Jakarta pada Februari 2026 mencapai 8,12 juta perjalanan. Angka ini turun sebesar 6,76% dibandingkan Januari 2026 dan naik sebesar 2,26% dibandingkan Februari 2025," jelasnya.

Sementara itu, jumlah perjalanan wisnus yang berasal dari Jakarta tercatat sebanyak 7,98 juta perjalanan. Capaian ini menurun sebesar 9,68% dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, secara tahunan angka ini naik sebesar 7,07%. 

Libur Lebaran

Sebelumnya, sebanyak 421.869 wisatawan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, pada masa libur Lebaran, berdasarkan rekapitulasi data harian sejak 22 hingga 29 Maret 2026.

"Pergerakan pengunjung selama periode Idul Fitri 2026 tercatat mencapai 421.869 orang," kata Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang saat dihubungi di Jakarta, Senin (30/3). 

Dia mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun, jumlah pengunjung tertinggi terjadi pada 23 Maret dengan total 80.790 orang. Angka ini menjadi puncak pergerakan selama periode tersebut.

Lalu, disusul pada 22 Maret dengan jumlah pengunjung tercatat sebanyak 72.311 orang, kemudian 24 Maret sebanyak 69.890 orang. "Secara keseluruhan, data tersebut menunjukkan angka melebihi prediksi pengelola dimana ditargetkan 400.000 pengunjung selama masa libur Lebaran," ujar Bambang.

Sebelumnya, pengelola Taman Margasatwa Ragunan memprediksi sebanyak 400.000 pengunjung selama masa libur Lebaran 2026 atau pada rentang waktu 22-29 Maret 2026.

Pihak pengelola menyediakan sebanyak 27 titik parkir untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung selama masa libur tersebut. Di samping itu, sebanyak 854 personel gabungan turut dikerahkan untuk menjaga Taman Margasatwa Ragunan demi kenyamanan dan keamanan pengunjung.