periskop.id - Sebanyak 617 pelajar mengikuti program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Amerika Serikat pada Semester Musim Semi 2026. Program tersebut digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia di Washington D.C. bekerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.
Dari total peserta, 439 orang merupakan pelajar dewasa, sedangkan 178 lainnya adalah anak-anak dan remaja. Mereka unjuk kemampuan berbahasa Indonesia melalui pidato, pembacaan puisi, pantun, hingga nyanyian lagu berbahasa Indonesia sebagai bagian dari penutupan semester.
"Kemampuan berbahasa Indonesia yang ditunjukkan para peserta merupakan bagian dari upaya diplomasi lunak Indonesia untuk semakin memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional, khususnya di Amerika Serikat," ujar Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Indroyono Soesilo dalam penutupan Program BIPA Semester Musim Semi 2026 di KBRI Washington D.C., Rabu (10/6).
Sejumlah peserta membawakan puisi karya Sapardi Djoko Damono, sementara kelompok lain menyanyikan lagu "Tahu Tempe, Kacang Dele". Indroyono menambahkan, posisi Bahasa Indonesia di kancah global terus menguat sejak ditetapkan sebagai bahasa resmi dalam forum UNESCO pada 2023.
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Hafidz Muksin menerangkan, penggunaan Bahasa Indonesia dalam berbagai forum internasional juga terus berkembang.
Ia mencontohkan pidato resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti dalam Sidang Umum UNESCO ke-43 pada 2025 yang disampaikan sepenuhnya menggunakan Bahasa Indonesia. Momentum itu, menurutnya, menjadi bukti konkret meningkatnya kepercayaan diri Indonesia dalam diplomasi bahasa.
Hafidz juga mengingatkan, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 menargetkan Bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional pada 2045. Perkembangan serupa, ia sebutkan, juga terjadi di sejumlah lembaga internasional, termasuk di lingkungan Vatikan.
Program BIPA di Amerika Serikat digelar secara online dan terbuka bagi beragam kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, peneliti, profesional, hingga pengajar bahasa asing.
Sejak pandemi COVID-19, jangkauan program ini meluas ke berbagai wilayah di Amerika Serikat. Di antaranya, program BIPA di Universitas Yale diminati oleh mahasiswa dan dosen dari berbagai latar belakang disiplin ilmu.
Bagi peminat yang ingin bergabung, pendaftaran Program BIPA Musim Gugur 2026 akan segera dibuka melalui KBRI Washington D.C. dan dijadwalkan mulai berjalan pada September 2026.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar