periskop.id - Jasad pendaki yang sempat dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, akhirnya berhasil ditemukan. Setelah dilakukan pencarian selama 23 hari, pemuda bernama Yazid Ahmad Firdaus (26) ditemukan dalam kondisi tubuh yang masih utuh.
Proses pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari tim SAR, BPBD, relawan, hingga masyarakat setempat. Tim gabungan menyisir seluruh area Bukit Mongkrang untuk mencari korban. Meski pencarian resmi oleh tim SAR sempat dihentikan karena selama 13 hari tidak kunjung ditemukan, para relawan tetap melanjutkan upaya pencarian. Berkat kegigihan para relawan, korban akhirnya ditemukan di Bukit Mitis, yang berada di sebelah barat jalur utama pendakian Bukit Mongkrang di lereng Gunung Lawu.
Jalur pendakian Bukit Mongkrang yang dikenal singkat dan ramah untuk pemula serta menawarkan panorama pegunungan yang indah, ternyata menyimpan sisi menakutkan yang tidak banyak disadari. Lantas, bagaimana kronologi kejadian dan fakta-fakta menarik di balik Bukit Mongkrang?
Kronologi Hilangnya Yazid
Pada Minggu pagi (18/1), Yazid bersama tiga rekannya, yaitu Cahya, Salman, dan Riyan, memulai pendakian menuju Bukit Mongkrang. Rombongan berangkat sekitar pukul 06.30 WIB. Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih satu setengah jam, mereka tiba di puncak Bukit Mongkrang sekitar pukul 08.00 WIB.
Setelah menikmati pemandangan di puncak, mereka memutuskan untuk turun kembali. Saat perjalanan turun, mereka membentuk formasi dengan Salman berada di barisan terdepan, disusul Cahya, kemudian Yazid, dan Riyan di posisi terakhir. Namun, mereka terpisah ketika mencapai Pos 3.
Salman dan Cahya tiba lebih dulu di basecamp. Jika mengikuti urutan formasi, seharusnya Yazid tiba sebelum Riyan. Akan tetapi, justru yang sampai lebih dahulu adalah Riyan. Ketiga rekannya kemudian menunggu kedatangan Yazid, tapi hingga siang hari ia tidak kunjung tiba.
Merasa khawatir, rekan-rekannya berupaya mencari Yazid secara mandiri di sekitar jalur pendakian, tetapi pencarian tersebut tidak membuahkan hasil. Mereka pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada petugas di basecamp yang selanjutnya diteruskan kepada pihak berwenang.
Operasi pencarian resmi dimulai oleh tim SAR pada Senin (19/1). Selama proses pencarian, jalur pendakian ditutup sementara. Tim SAR dibagi menjadi enam unit yang terdiri atas unsur TNI, Polri, Basarnas, dan relawan. Pencarian dimulai sejak pukul 09.00 WIB.
Upaya pencarian berlangsung selama 13 hari hingga 31 Januari 2026, tapi korban belum berhasil ditemukan. Terdapat beberapa hambatan, seperti cuaca ekstrem, medan yang sulit, hingga potensi ancaman hewan buas. Karena berbagai hambatan tersebut, tim gabungan SAR memutuskan untuk menghentikan sementara operasi pencarian. Pencarian kembali dilanjutkan pada 7 Februari 2026, tapi hasilnya masih nihil.
Hingga akhirnya, pada 10 Februari 2026, tim relawan yang melakukan pencarian secara mandiri berhasil menemukan jasad Yazid di aliran sungai kawasan Bukit Mitis. Saat ditemukan, Yazid telah meninggal dunia dengan kondisi tubuh yang masih utuh. Jasad korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Karanganyar.
Fakta Menarik Bukit Mongkrang
Bukit Mongkrang menyimpan sejumlah fakta menarik yang menjadikannya daya tarik tersendiri bagi wisatawan, khususnya para pecinta aktivitas pendakian.
Menjadi Destinasi Wisata Alam yang Jarang Sepi
Bukit Mongkrang dikenal sebagai salah satu destinasi favorit bagi wisatawan yang gemar mendaki. Kawasan ini resmi dibuka pada 2 Mei 2019 sebagai destinasi wisata alam yang juga bertujuan untuk mendorong perekonomian masyarakat sekitar.
Berbagai fasilitas penunjang turut disediakan, mulai dari lima pos peristirahatan, sistem keamanan di sepanjang jalur pendakian, area khusus untuk mendirikan tenda, hingga fasilitas pengisian daya di beberapa gazebo.
Menyuguhkan Panorama Alam yang Memikat
Puncak Bukit Mongkrang berada pada ketinggian sekitar 2.194 mdpl dan memiliki jalur pendakian yang relatif singkat sehingga cocok bagi pendaki pemula. Sepanjang perjalanan hingga mencapai puncak, pengunjung akan disuguhi panorama alam yang indah dan memanjakan mata.
Di sepanjang jalur pendakian, hamparan rerumputan hijau kekuningan berpadu dengan pemandangan gunung-gunung besar di sekitarnya, seperti Gunung Merapi, Merbabu, dan Lawu. Selain puncak Bukit Mongkrang, beberapa pengunjung biasanya hanya sampai di Bukit Candi. Kawasan ini menjadi salah satu titik favorit karena menawarkan panorama alam yang tidak kalah menakjubkan.
Meski begitu, Bukit Mongkrang tetap menjadi tujuan utama para pendaki yang ingin menikmati puncak dengan panorama alam yang indah dan mengagumkan.
Tinggalkan Komentar
Komentar