periskop.id - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart menuntaskan program pembelian kembali saham (share buyback) yang telah berjalan sejak 8 Desember 2025 hingga 6 Maret 2026 dengan menghabiskan dana sebanyak Rp812,46 miliar.
"Selama Periode Pembelian Kembali Saham, Perseroan telah melakukan Pembelian Kembali Saham sebanyak 432.669.000 lembar saham dengan jumlah dana sebesar Rp812.464.232.605," tulis Corporate Secretary Alfamart Tomin Widian dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (10/3).
Langkah ini dilakukan di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan, sebagai upaya perseroan untuk menjaga nilai saham dan memberikan kepercayaan kepada investor.
Sebelumnya, perseroan telah menyiapkan rencana pembelian kembali saham dengan nilai maksimum sebesar Rp1,5 triliun, atau setara dengan 650 juta lembar saham.
“Perseroan telah menyampaikan rencana untuk melakukan pembelian kembali saham dengan jumlah nilai Pembelin Kembali Saham adalah sebanyak- banyaknya sebesar Rp1.500.000.000.000 (satu triliun lima ratus miliar Rupiah) atau maksimum sebanyak 650.000.000 lembar saham,” lanjut Tomin.
Sesuai ketentuan, jumlah saham yang dibeli kembali tidak melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan, serta tetap memastikan free float setelah program tidak kurang dari 7,5% dari modal.
Adapun, selama periode pelaksanaan, perseroan berhasil membeli kembali saham termasuk biaya pembelian, komisi pedagang perantara, serta biaya terkait lainnya.
"Biaya tersebut termasuk biaya pembelian kembali saham, komisi pedagang perantara serta biaya lain berkaitan dengan Pembelian Kembali Saham," lanjut Tomin.
Program ini dianggap strategis karena dilakukan saat pasar sedang berfluktuasi, sehingga memungkinkan Alfamart untuk memanfaatkan momentum pasar sekaligus memperkuat struktur kepemilikan saham. Dengan pembelian kembali ini, perseroan menunjukkan komitmen menjaga nilai investasi pemegang saham di tengah volatilitas pasar yang tinggi.
Tinggalkan Komentar
Komentar