periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu, 25 Maret 2026 berpotensi membuka perdagangan pasca libur Lebaran dengan momentum rebound. Meski demikian, bayang-bayang koreksi masih belum sepenuhnya sirna dan tetap perlu diwaspadai oleh pelaku pasar.

Secara teknikal, posisi IHSG saat ini dinilai tengah berada di fase wave (v) dari wave [c] dalam skenario label hitam, atau alternatifnya wave (2) pada label merah yang mengindikasikan tren penurunan lanjutan masih mungkin terjadi. Dengan struktur tersebut, IHSG diperkirakan berpeluang kembali melemah menguji rentang 6.745 hingga 6.887 sebelum menemukan pijakan yang lebih solid.

"Hal tersebut berarti, terdapat kemungkinan IHSG masih akan melanjutkan koreksinya ke rentang 6,745-6,887," tulis MNC Sekuritas dalam riset hariannya Rabu (25/3).

Sebagai gambaran, pada penutupan perdagangan sebelum libur panjang pekan lalu, IHSG ditutup menguat 1,2% atau naik 84,55 poin ke level 7.106,83 pada Selasa (17/3).

Kendati demikian, MNC Sekuritas mengklaim peluang penguatan jangka pendek tetap terbuka dengan target resistance terdekat berada di kisaran 7.176 sampai 7.238.

"Area penguatan terdekat berikutnya berada di 7,176-7,238," lanjut riset yang sama.

Untuk saat ini, pelaku pasar disarankan mencermati area support krusial di level 6.991 dan 6.843 sebagai titik pertahanan utama. Sementara itu, level resistance di 7.156 dan 7.239 menjadi batas psikologis yang perlu ditembus untuk mengonfirmasi kelanjutan tren naik.

Berikut rekomendasi saham-saham pilihan MNC Sekuritas pada awal perdagangan hari ini Rabu, 25 Maret 2026:

BBYB - Buy on Weakness
BBYB menguat 4,35% ke 288 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Selama BBYB masih mampu bergerak di atas 264 sebagai stoplossnya, maka posisi BBYB saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [a] dari wave B.
Buy on Weakness: 272-286
Target Price: 316, 346
Stoploss: below 264
 

EXCL - Buy on Weakness
EXCL menguat 15,63% ke 2,960 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA20. Saat ini, kami memperkirakan posisi EXCL sedang berada pada bagian awal dari wave (C) dari wave [B].
Buy on Weakness: 2.710-2.870
Target Price: 3.080, 3.260
Stoploss: below 2.630
 

HRTA - Spec Buy
HRTA terkoreksi 3,46% ke 2,510 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, namun pergerakannya masih mampu bertahan di atas MA60. Selama HRTA mampu bergerak di atas 2,410 sebagai stoplossnya, maka posisi HRTA diperkirakan sedang berada pada awal dari wave [c] dari wave B.
Spec Buy: 2.440-2.500
Target Price: 2.790, 2.940
Stoploss: below 2.410
 

MBMA - Buy on Weakness
MBMA menguat 2,19% ke 700 disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun masih mampu berada di atas MA60. Kami memperkirakan, posisi MBMA saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave [c] dari wave B.
Buy on Weakness: 665-690
Target Price: 750, 825
Stoploss: below 650

 

 

Disclaimer: Informasi ini disajikan sebagai referensi dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Keputusan jual beli saham sepenuhnya berada di tangan pembaca. Segala risiko dan konsekuensi yang timbul menjadi tanggung jawab masing-masing investor.