periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis, 16 April 2026, diperkirakan masih berada dalam fase konsolidasi lanjutan. Posisi ini dinilai sebagai bagian dari wave [iv] pada struktur wave A (label hitam) atau alternatifnya wave B (label merah).

Dalam skenario tersebut, indeks diprediksi masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan jangka pendek, dengan potensi mengarah ke area 7.786 hingga 7.843. Rentang ini sekaligus menjadi zona krusial untuk menguji kekuatan resistance terdekat.

"IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave A label hitam atau bagian dari wave B pada label merah, yang akan membawa IHSG ke rentang 7.786–7.843 sekaligus menguji area resistancenya," tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Kamis (16/4).

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Rabu, 15 April 2026, IHSG berbalik arah dan ditutup melemah di level 7.623,586, turun 52,364 poin atau 0,68%.

Dengan demikian, pelaku pasar perlu mencermati dinamika koreksi yang mungkin terjadi dalam waktu dekat. Area 7.457 hingga 7.578 menjadi titik rawan yang berpotensi menjadi zona tarik-menarik antara tekanan jual dan minat beli. Selama IHSG mampu bertahan di atas area tersebut, peluang untuk melanjutkan kenaikan masih terbuka.

"Cermati area koreksi terdekat yang berada di 7.457–7.578," lanjut riset tersebut.

Dari sisi teknikal, level support berada di 7.488 dan 7.351, yang berfungsi sebagai bantalan penting apabila tekanan koreksi meningkat. Sementara itu, resistance di 7.700 dan 7.861 menjadi level kunci yang harus ditembus untuk mengonfirmasi kelanjutan tren penguatan.

Dengan struktur pergerakan indeks yang masih dinamis, MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati pada perdagangan Kamis, 16 April 2026:

ANTM - Spec Buy
ANTM menguat 1,03% ke 3.940, namun disertai munculnya volume penjualan dan belum mampu menembus MA60. Kami memperkirakan posisi ANTM saat ini berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C.
Spec Buy: 3.810–3.930
Target Price: 4.070, 4.270
Stoploss: below 3.780

HRUM - Buy on Weakness
HRUM menguat 0,97% ke 1.040, namun pergerakannya disertai tekanan jual. Kami memperkirakan posisi HRUM saat ini berada pada bagian dari wave iii dari wave (c) dari wave [d].
Buy on Weakness: 1.015–1.035
Target Price: 1.115, 1.150
Stoploss: below 1.010

NCKL - Buy on Weakness
NCKL menguat 2,68% ke 1.150, namun masih didominasi tekanan jual dan ditutup di bawah MA20. Kami memperkirakan posisi NCKL saat ini berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C dari wave (B).
Buy on Weakness: 1.120–1.145
Target Price: 1.215, 1.245
Stoploss: below 1.100

PGAS - Buy on Weakness
PGAS menguat 2,71% ke 1.895 dan didominasi volume pembelian, serta berhasil menembus MA20. Kami memperkirakan posisi PGAS saat ini berada pada bagian dari wave A dari wave (B).
Buy on Weakness: 1.855–1.895
Target Price: 1.965, 1.995
Stoploss: below 1.835