Periskop.id — Pulau Untung Jawa kembali menjadi salah satu destinasi favorit wisata bahari di Kepulauan Seribu saat libur panjang akhir pekan. Sebanyak 2.031 wisatawan tercatat berkunjung ke pulau tersebut pada Minggu (31/5), dengan mayoritas datang melalui Dermaga Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang.

Lurah Pulau Untung Jawa Muslim mengatakan, sebagian besar wisatawan menggunakan kapal penyeberangan tradisional dari Tanjung Pasir. Selain itu, ada 40 pengunjung yang tiba melalui Pelabuhan Kali Adem, Jakarta Utara.

Advertisement

“Mayoritas wisatawan datang melalui Dermaga Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, menggunakan kapal-kapal penyeberangan tradisional,” kata Muslim di Jakarta, Senin (1/6). 

Menurut Muslim, tingginya jumlah kunjungan menunjukkan Pulau Untung Jawa masih memiliki daya tarik kuat sebagai destinasi wisata keluarga yang mudah dijangkau dari Jakarta, Tangerang, dan wilayah sekitarnya. Pulau ini kerap menjadi pilihan warga untuk menikmati suasana pantai tanpa harus bepergian jauh dari kawasan Jabodetabek.

"Kami bersyukur kunjungan wisatawan pada akhir pekan ini cukup tinggi, mencapai lebih dari dua ribu orang,” ujar Muslim.

Ia menyebut, kunjungan tersebut juga menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata lokal. Pemerintah kelurahan bersama unsur terkait telah melakukan pemantauan di sejumlah titik wisata untuk memastikan aktivitas wisata berjalan aman, tertib, dan nyaman.

"Kami terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder, mulai dari aparat keamanan, pengelola wisata hingga masyarakat setempat agar wisatawan dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman," tutur Muslim.

Dampak kunjungan wisatawan juga dirasakan langsung oleh warga. Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pulau Untung Jawa Rusli mengatakan, kedatangan ribuan pengunjung ikut menggerakkan ekonomi masyarakat, terutama pelaku homestay, penyewaan wahana permainan air, kuliner, dan usaha mikro kecil menengah.

Homestay, penyewaan wahana permainan air, kuliner, hingga pelaku UMKM merasakan peningkatan aktivitas ekonomi selama akhir pekan," ucap Rusli.

Rusli juga mengingatkan wisatawan agar ikut menjaga kebersihan pantai dan lingkungan selama berada di kawasan wisata. Menurutnya, kelestarian lingkungan menjadi modal penting agar Pulau Untung Jawa tetap menarik bagi pengunjung pada masa mendatang.

"Kami mengajak seluruh pengunjung untuk bersama-sama menjaga kebersihan pantai dan lingkungan Pulau Untung Jawa agar keindahan destinasi ini tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh wisatawan lainnya," ungkap Rusli.

Pulau Untung Jawa memang menjadi salah satu pulau berpenduduk yang kerap masuk daftar destinasi favorit di Kepulauan Seribu. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu sebelumnya menyebut pulau ini diminati wisatawan karena akses transportasi yang relatif mudah serta dukungan layanan telekomunikasi. 

“Wisatawan banyak datang ke Pulau Untung Jawa karena kemudahan akses transportasi serta kemudahan layanan telekomunikasi yang bisa diakses wisatawan,” kata Lurah Pulau Untung Jawa Sidartawan sebelumnya.  

Destinasi Favorit

Secara umum, minat wisatawan terhadap Kepulauan Seribu masih tergolong tinggi. Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu mencatat jumlah kunjungan wisatawan sepanjang 2025 mencapai 398.519 orang, meski turun dibanding 411.161 orang pada 2024. “Pada tahun 2025 jumlah kunjungan wisatawan mencapai 398.519 orang, sedangkan pada 2024 tercatat 411.161 orang,” ujar Kepala Sudin Parekraf Kepulauan Seribu Sonti Pangaribuan. 

Pulau Untung Jawa juga menjadi bagian dari destinasi yang menopang kunjungan wisata di Kepulauan Seribu. Tercatat, pada 2025 destinasi favorit di pulau berpenduduk meliputi Pulau Pari, Pulau Untung Jawa, dan Pulau Tidung. 

Data tersebut menunjukkan, pulau-pulau berpenduduk masih menjadi pilihan utama wisatawan karena menyediakan aktivitas wisata yang dekat dengan kehidupan masyarakat lokal, mulai dari homestay, kuliner, hingga wisata pantai. 

Pada momen libur panjang sebelumnya, Kepulauan Seribu juga mencatat lonjakan kunjungan. Jumlah wisatawan yang datang ke Kepulauan Seribu mencapai 3.123 orang pada Sabtu (21/3) dan meningkat menjadi 7.743 orang pada Minggu (22/3). Dalam laporan itu, Sonti Pangaribuan mengajak wisatawan tetap menjaga kelestarian kawasan. 

“Kami juga mengajak masyarakat untuk menikmati keindahan alam Kepulauan Seribu sambil tetap menjaga kelestarian kawasan wisata ini,” kata Sonti. 

Dengan akses yang mudah dari Tanjung Pasir maupun Kali Adem, Pulau Untung Jawa memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai destinasi wisata bahari berbasis masyarakat. Namun, tingginya kunjungan juga perlu diimbangi dengan pengelolaan sampah, pengawasan keselamatan laut, kesiapan homestay, dan edukasi wisatawan agar aktivitas pariwisata tetap berkelanjutan.

Bagi pelaku wisata lokal, arus kunjungan akhir pekan menjadi peluang ekonomi yang penting. Namun, bagi pengelola kawasan, tantangannya adalah memastikan peningkatan jumlah wisatawan tidak mengurangi kenyamanan, keamanan, dan kualitas lingkungan pulau.