periskop.id - Bek Persija Jakarta, Shayne Pattynama mengapresiasi perjuangan keras rekan setimnya setelah berhasil menumbangkan tuan rumah Persijap Jepara.
Kemenangan dua gol tanpa balas tersebut diraih Macan Kemayoran dalam laga yang berlangsung sengit.
“Saya pikir kami bermain dengan baik sebagai sebuah tim, terutama di babak pertama. Sebelum skor 1-0, saya rasa kami bermain sangat bagus saat menguasai bola,” ujar Shayne saat memberikan keterangan di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Senin (4/5).
Pertandingan pekan ini mempertemukan kedua tim dalam atmosfer kompetitif. Dua gol kemenangan Persija masing-masing dilesakkan oleh Rayhan Hannan dan Gustavo Almeida.
Shayne menilai pada paruh pertama timnya tampil cukup dominan. Meski terus menekan, Persija harus puas menutup babak pertama dengan skor imbang 0-0.
Pemain naturalisasi ini menyebut timnya sempat menciptakan sederet peluang emas sejak menit awal. Namun, penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat gol yang dinanti tak kunjung hadir.
Situasi mulai berubah saat memasuki babak kedua. Rayhan Hannan akhirnya memecah kebuntuan tim tamu lewat golnya pada menit ke-64.
Setelah gol pembuka tersebut, Shayne mencatat adanya perubahan dinamika di lapangan. Ritme permainan Persija dianggap sedikit menurun karena terpancing gaya main lawan.
“Saya pikir setelah unggul 1-0, kami mulai tidak memainkan permainan kami sendiri. Terlalu banyak duel, terlalu banyak pertarungan,” ujarnya.
Mantan pemain Viking FK ini menyayangkan hilangnya kendali permainan timnya setelah memimpin. Ia merasa skuad Macan Kemayoran seharusnya tetap konsisten menguasai bola seperti awal laga.
“Saya rasa kami seharusnya bisa lebih menjaga kontrol, tetap bermain, dan terus melanjutkan permainan kami,” katanya.
Meski memberikan catatan kritis, Shayne tetap melihat banyak sisi positif dari performa tim. Kemenangan ini dianggap sangat berarti bagi posisi Persija di klasemen.
Sektor pertahanan menjadi perhatian khusus bagi Shayne yang turun sebagai starter. Ia mengaku puas karena koordinasi di lini belakang tetap terjaga sepanjang laga.
“Kami sabar, kami mengontrol jalannya pertandingan. Komunikasi berjalan baik, dalam bertahan saya pikir kami sangat kuat dan tampil tajam,” ujarnya.
Keberhasilan menjaga gawang dari kebobolan menjadi kepuasan tersendiri bagi pemain bernomor punggung 25 tersebut. Hasil ini memberikan kepercayaan diri tinggi bagi para pemain bertahan.
“Tapi secara keseluruhan, ada banyak hal positif dari pertandingan ini. Dan yang paling penting kami meraih tiga poin serta clean sheet, jadi saya pikir itu hal yang bagus,” katanya.
Tinggalkan Komentar
Komentar