Periskop.id - Ramadan adalah momen istimewa bagi umat Muslim di Indonesia. Kegembiraan tidak hanya terasa dari tradisi pulang kampung, tetapi juga dalam berburu promosi menarik seputar hari raya di berbagai platform digital.

Namun, seolah memanfaatkan gelombang perayaan ini, para penjahat siber juga turut beraksi. Kaspersky menemukan kampanye penipuan yang mengeksploitasi bulan suci Ramadan kali ini. 

Penipuan serupa terjadi di sekitar hari raya populer setiap tahunnya. Para penipu meniru perusahaan komersial dan skema yang terungkap melibatkan pengguna untuk memberikan nomor telepon mereka kepada penipu.

Kemudian korban dibujuk untuk meneruskan tautan ke tersebut kepada teman-teman mereka di WhatsApp atau Facebook Messenger, yang kemudian dialihkan ke penipuan lain, yang meningkatkan lalu lintas dan upaya pengumpulan nomor telepon.

“Selama periode promo atau perayaan besar seperti Ramadan di Indonesia, penipu dapat menjadi lebih merajalela. Tetap waspada sangat penting, tetapi melindungi diri sendiri membutuhkan lebih dari sekadar kesadaran,” kata Defi Nofitra, Country Manager untuk Indonesia di Kaspersky.

Menurutnya, sangat mengkhawatirkan juga, bagaimana para penipu sekarang juga menggunakan AI untuk membuat upaya phishing menjadi lebih canggih dan tertarget. “Sehingga membuatnya semakin sulit dikenali oleh pengguna biasa, yang menjadikan pemasangan solusi keamanan di perangkat sangat penting,” tuturnya. 

Kaspersky juga baru-baru ini mengungkapkan bahwa 14.909.665 ancaman siber berbasis web (online threats) yang berbeda telah terdeteksi dan berhasil diblokir oleh Kaspersky di Indonesia tahun lalu. Secara umum, 1 dari setiap 4 (22,4%) pengguna menghadapi ancaman online selama periode Januari hingga Desember 2025.

Sejalan dengan hal ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia juga mencatat sebanyak 13.130 laporan penipuan dalam 10 hari pertama Ramadan 2026, yang melibatkan hingga 22.593 rekening, ini merupakan peningkatan dibandingkan tahun lalu.

Rekomendasi Untuk Perlindungan

Untuk melindungi diri dari penipuan terkait Ramadan, Kaspersky merekomendasikan hal berikut kepada pengguna:

● Verifikasi pengirim dan tautan. Jangan percaya diskon atau promosi dari pengirim yang tidak dikenal atau mencurigakan di email atau aplikasi pesan. Selalu periksa kembali Alamat pengirim dan ketik URL situs web merek secara manual ke browser Anda daripada mengklik tautan apa pun yang Anda terima.

● Jangan mengunduh dan menginstal aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya.

● Buat kata sandi yang kuat dan unik, termasuk kombinasi huruf kecil dan besar, angka, dan tanda baca, serta aktifkan otentikasi dua faktor – untuk melindungi akun Anda.

● Waspadai jenis informasi yang diminta. Jangan memberikan informasi lebih dari yang diperlukan untuk menyelesaikan pembelian Anda. Jangan pernah membagikan informasi rahasia melalui telepon, dan jangan pernah membalas permintaan informasi sensitif yang tidak diminta (terutama kata sandi, nomor kartu kredit, atau nomor rekening bank).

● Selalu jalankan sistem dengan program anti-malware terbaru dan berkualitas seperti Kaspersky Premium. Solusi canggih Kaspersky akan membantu menyelesaikan Sebagian besar masalah secara otomatis dan memberi tahu Anda jika ada ancaman siber.

Jangan lewatkan promo menarik selama bulan Ramadan dari Kaspersky, dimulai dengan diskon 41% dan dapatkan Rp 75.000 dalam bentuk GoPay Coins untuk setiap pembelian Kaspersky Premium. Promo ini berlaku hingga 20 Maret 2026!