periskop.id - Apple Health kini hadir dengan kemampuan baru untuk memantau perimenopause dan menopause dalam fitur pelacakan siklus menstruasi. Pembaruan ini dirancang untuk membantu pengguna mengenali tanda-tanda perubahan hormonal lebih awal dan lebih siap menghadapinya.
Perimenopause adalah masa transisi yang terjadi sebelum menopause, ditandai dengan perubahan pola siklus menstruasi serta berbagai gejala fisik yang kerap membingungkan. Selama ini, banyak perempuan tidak menyadari bahwa gejala yang mereka rasakan berkaitan dengan fase tersebut.
Apple mengumumkan pembaruan ini pada Senin (8/6), sebagaimana dilaporkan oleh TechCrunch. Penambahan fitur ini memperluas fungsi aplikasi Health yang sebelumnya sudah mendukung pencatatan siklus menstruasi.
Apa Saja Kemampuan Fitur Perimenopause di Apple Health?
Dengan fitur terbaru ini, pengguna akan menerima notifikasi otomatis apabila pola siklus menstruasi mereka menunjukkan indikasi yang mengarah pada perimenopause.
Selain notifikasi dini, pengguna juga dapat mencatat beragam gejala yang muncul selama fase perimenopause maupun menopause, mulai dari hot flash, gangguan tidur, hingga perubahan suasana hati.
Apple turut menyediakan materi edukasi di dalam aplikasi agar pengguna dapat memahami perubahan yang sedang terjadi pada tubuh mereka.
Wakil Presiden Manajemen Produk OS Apple Stacey Ford menerangkan bahwa tujuan utama fitur ini adalah membekali pengguna dengan informasi yang cukup sebelum menemui tenaga medis. "Sehingga Anda dapat memahami lebih banyak mengenai apa yang terjadi pada tubuh Anda dan lebih siap ketika berkonsultasi dengan dokter," tuturnya.
Mengapa Apple Baru Menghadirkan Fitur Ini Sekarang?
Perimenopause dan menopause tengah menjadi topik yang semakin banyak dibicarakan secara terbuka, termasuk di platform seperti TikTok dan Instagram, serta dalam berbagai tayangan televisi.
Apple menilai tren ini sebagai sinyal bahwa perempuan semakin aktif mencari informasi kesehatan yang relevan dengan fase kehidupan mereka, dan perusahaan ingin hadir sebagai salah satu sumber terpercaya.
Data dari jurnal Menopause menunjukkan bahwa sekitar 1,1 miliar perempuan di seluruh dunia telah memasuki fase pascamenopause hingga tahun lalu. Angka ini mencerminkan besarnya segmen populasi yang selama ini kurang terlayani oleh teknologi kesehatan digital.
Tren Investasi di Kesehatan Digital Perempuan
Besarnya populasi perempuan di fase ini turut mendorong arus investasi ke layanan kesehatan digital yang berfokus pada perimenopause dan menopause.
Salah satu contoh nyata adalah Midi Health, perusahaan layanan kesehatan perempuan yang pada Februari lalu berhasil mengantongi pendanaan Seri D senilai US$100 juta dan mencapai valuasi US$1 miliar.
Langkah Apple memperkuat fitur kesehatan perempuan di aplikasi Health sejalan dengan momentum pertumbuhan sektor ini. Bagi pengguna iPhone, fitur pelacakan perimenopause kini bisa menjadi alat bantu awal yang berguna sebelum berkonsultasi langsung dengan dokter.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar