Periskop.id - Akses internet kini telah menjadi kebutuhan pokok yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dalam laporan survei terbaru bertajuk Profil Internet Indonesia 2026 mengungkapkan bahwa penetrasi internet di tanah air telah mencapai angka yang sangat tinggi, yakni 81,72%.

Secara nasional, angka ini berarti ada sekitar 235,3 juta jiwa penduduk yang sudah saling terhubung di dunia maya dari total populasi Indonesia yang berada di kisaran 287,9 juta jiwa. 

Advertisement

Namun, jika dibedah lebih spesifik berdasarkan wilayah geografis, sebaran pengguna internet di nusantara ternyata masih menunjukkan ketimpangan yang cukup mencolok antar pulau.

Pulau Jawa Rajai Penetrasi dan Kontribusi Nasional

Bukan rahasia lagi jika Jawa masih menjadi pusat perputaran ekosistem digital terbesar di Indonesia. Menurut data APJII, tingkat penetrasi internet di pulau ini sukses menyentuh angka 85,95%.

Yang lebih mencengangkan adalah angka kontribusinya terhadap jumlah pengguna nasional. Akibat pemusatan jumlah penduduk yang padat, Pulau Jawa menyumbang 58,24% dari total seluruh pengguna internet di Indonesia. 

Artinya, lebih dari separuh netizen Indonesia saat ini berada di wilayah Jawa.

Kondisi di Luar Jawa

Di luar Pulau Jawa, Kalimantan menjadi wilayah dengan tingkat penetrasi internet tertinggi kedua, yakni sebesar 80,40%, meskipun angka kontribusi nasionalnya terbilang kecil (6,20%) karena faktor kepadatan penduduk yang lebih rendah.

Menyusul di belakangnya adalah wilayah Sumatra dengan tingkat penetrasi 78,24% dan menyumbang kontribusi nasional terbesar kedua setelah Jawa, yaitu sebanyak 20,74%. 

Sementara itu, wilayah Bali dan Nusa Tenggara mencatatkan tingkat penetrasi sebesar 78,14%, disusul oleh Sulawesi yang berada di angka 72,58%.

Di posisi terbawah, wilayah Maluku dan Papua masih mencatatkan tingkat penetrasi internet paling rendah di Indonesia, yaitu sebesar 69,74% dengan kontribusi sebesar 2,94% terhadap total pengguna internet nasional. Keterbatasan infrastruktur dan tantangan geografis yang berat membuat wilayah ini relatif tertinggal dibanding pulau lainnya. 

Penetrasi dan Kontribusi Internet Indonesia Berdasarkan Pulau pada 2026

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah rincian perbandingan tingkat penetrasi internet beserta kontribusinya terhadap total pengguna nasional:

NoWilayah PulauTingkat Penetrasi Internet (%)Kontribusi Pengguna Nasional (%)
1Jawa85,95%58,24%
2Kalimantan80,40%6,20%
3Sumatra78,24%20,74%
4Bali dan Nusa Tenggara78,14%5,26%
5Sulawesi72,58%6,62%
6Maluku dan Papua69,74%2,94%