periskop.id - Amazfit Cheetah 2 Pro dan Cheetah 2 Ultra kini resmi hadir di Indonesia sebagai smartwatch lari premium dengan baterai tahan hingga 30 hari dan sistem GPS presisi. Keduanya dirancang untuk pelari serius yang butuh perangkat andal, mulai dari road runner hingga trail runner di medan ekstrem.
Penjualan resmi seri Cheetah 2 di Indonesia dimulai pada 10 Juni 2026. Amazfit memposisikan kedua perangkat ini sebagai pilihan kompetitif di segmen sport smartwatch premium, dengan kombinasi fitur olahraga lengkap dan harga yang lebih terjangkau dibanding sejumlah kompetitor di kelasnya.
Amazfit Cheetah 2 Pro: Spesifikasi untuk Road Runner
Cheetah 2 Pro dibangun dari material titanium Grade 5 dengan bobot sekitar 45 gram, sehingga tetap nyaman dipakai dalam sesi lari panjang. Layar AMOLED 1,32 inci dengan kecerahan 3.000 nits memastikan visibilitas tetap optimal di bawah terik matahari, dilindungi oleh kaca safir yang tahan gores.
Fitur inti perangkat ini adalah Zepp Coach AI yang mampu menyusun program latihan personal hingga persiapan full marathon. Berbagai metrik lari profesional tersedia, antara lain running power, lactate threshold, ground contact time, dan analisis postur lari.
Untuk navigasi, Cheetah 2 Pro dilengkapi dual-band GPS dengan dukungan enam sistem satelit sekaligus agar tracking rute tetap akurat. Pengguna juga dapat memanfaatkan peta offline dan navigasi rute langsung dari pergelangan tangan.
Dari sisi daya tahan, baterai diklaim bertahan hingga 20 hari pada pemakaian normal dan sampai 31 jam dalam mode GPS aktif.
Amazfit Cheetah 2 Ultra: Pilihan Trail Runner dan Atlet Endurance
Cheetah 2 Ultra hadir dengan layar AMOLED lebih luas, berukuran 1,5 inci dengan kecerahan yang sama, 3.000 nits. Perangkat ini memenuhi standar ketahanan militer dan dilengkapi penyimpanan internal 64GB untuk menyimpan lebih banyak peta offline maupun podcast.
Kemampuan navigasi ditingkatkan dengan full-color contour maps dan elevation overview, fitur yang sangat berguna bagi pelari yang kerap menjelajahi jalur berbukit atau hutan. Dua fitur ini membantu pembacaan kontur medan secara lebih detail dibanding model standar.
Baterai Cheetah 2 Ultra lebih bertenaga. Dalam pemakaian normal, perangkat ini diklaim mampu bertahan hingga 30 hari, sedangkan dalam mode GPS atau trail running aktif, daya tahannya mencapai 33 hingga 60 jam tergantung skenario penggunaan.
Fitur Kesehatan dan Integrasi Aplikasi
Keduanya terhubung ke ekosistem Zepp App yang menyajikan data kesehatan dan latihan secara komprehensif, mencakup HRV, kualitas tidur, training load, pemulihan, hingga estimasi VO₂ Max.
Amazfit juga memastikan kompatibilitas dengan platform latihan populer seperti Strava, TrainingPeaks, Runna, dan Intervals.icu. Sinkronisasi data latihan lintas platform ini menjadi nilai tambah bagi pelari yang sudah punya ekosistem digital tersendiri.
Harga Amazfit Cheetah 2 di Indonesia
Seri Cheetah 2 tersedia secara resmi di Indonesia mulai 10 Juni 2026 dengan rincian harga berikut.
Amazfit Cheetah 2 Pro dibanderol Rp7.799.000, sementara Amazfit Cheetah 2 Ultra tersedia seharga Rp10.499.000.
Bagi pelari yang mengutamakan bobot ringan dan durasi baterai cukup untuk rutinitas harian, Cheetah 2 Pro bisa jadi pilihan lebih praktis. Namun bagi atlet yang sering beraktivitas di medan terbuka dengan navigasi kompleks, Cheetah 2 Ultra menawarkan kapabilitas yang lebih lengkap. Pastikan sesuaikan pilihan dengan kebutuhan dan intensitas latihan Anda.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar