Pemerintah Gandeng BRIN untuk Dorong Inovasi Produk Lokal
Bank Indonesia, BRIN, dan Kementerian UMKM perbarui kerja sama di PRABU Expo 2025 untuk tingkatkan inovasi, packaging, dan daya saing produk UMKM nasional.

periskop.id - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya kolaborasi lintas lembaga dalam memperkuat daya saing produk UMKM nasional. Dukungan ini disampaikannya dalam acara PRABU Expo 2025 di Gedung Smesco (5/11).
Destry mengatakan, Bank Indonesia menyambut baik penyelenggaraan acara tersebut karena sejalan dengan komitmen lembaganya dalam mendorong produk anak bangsa agar semakin unggul dan berdaya saing tinggi, terutama di pasar domestik dan global.
“Kami dari Bank Indonesia sangat menyambut baik acara ini. Karena bagaimanapun, kegiatan seperti ini menjadi momentum penting untuk mendorong produk anak bangsa agar menjadi unggul dan berdaya saing,” ujar Destry.
Dalam kesempatan itu, Destry juga mengungkapkan akan melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk pembaruan kerja sama antara Bank Indonesia, BRIN, dan Kementerian UMKM. Kerja sama ini sebenarnya telah terjalin sejak tahun 2020 dan berakhir pada pertengahan 2025.
“Seperti disampaikan Pak Laksana, BRIN dan UMKM sudah lama memiliki nota kesepahaman. Kami di Bank Indonesia juga sama, sejak 2020 sudah menjalin kerja sama yang masa berlakunya berakhir sekitar April atau Mei 2025. Kini kami perbarui karena fokus kerja Kementerian UMKM semakin jelas dan spesifik,” tutur Destry.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya peran teknologi dan riset dalam pengembangan produk UMKM. Destry mencontohkan hal sederhana, seperti pengemasan (packaging) pun membutuhkan sentuhan inovasi agar produk memiliki daya tahan dan nilai jual yang lebih tinggi.
“UMKM tanpa teknologi itu tidak bisa berbuat banyak. Contoh kecil saja, packaging makanan. Kalau tidak didukung teknologi seperti sistem vakum yang tahan udara, produk cepat basi. Jadi, harus ada sentuhan inovasi. Jadi, BRIN akan bantu UMKM agar produknya sehat, tahan lama, dan memiliki packaging yang canggih,” jelasnya.
Wakil Menteri UMKM, Helvy Yuni Moraza juga sependapat bahwa BRIN dalam hal ini nantinya akan membantu pelaku UMKM mengembangkan produk yang tidak hanya berkualitas dan sehat, tetapi juga memiliki kemasan modern dan berstandar tinggi.
“Untuk itu kami gandeng BRIN,” Ungkap Helvy.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai UMKM, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan prabu expo 2025 dengan mengeklik tautan.




Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.