periskop.id - Yogyakarta selalu punya magnet tersendiri, apalagi saat momen libur panjang tiba. Pada tahun 2025 ini, momen libur Hari Raya Nyepi yang berdekatan dengan cuti bersama Idulfitri diprediksi akan membuat kota ini dipadati wisatawan. Selain mengunjungi keluarga atau berfoto di spot ikonik, satu agenda yang haram untuk dilewatkan tentu saja adalah wisata kuliner.
Namun, tantangan terbesar saat libur Lebaran adalah banyaknya kedai legendaris yang memilih untuk tutup sementara. Agar Anda tidak kecewa karena mendapati kedai tutup atau telanjur lapar di jalan, berikut adalah rangkuman destinasi kuliner viral di Jogja yang siap memanjakan lidah Anda selama masa liburan.
Primadona Sarapan dan Jajanan Legendaris
Memulai hari di Jogja paling pas dengan menu yang autentik. Jika Anda pemburu sarapan pagi, dua tempat ini adalah pilihan utama:
1. Lupis Mbah Satinem: Jajanan pasar yang melegenda sejak 1963 ini tidak pernah sepi peminat. Lupis ketan yang disiram gula aren kental ini berlokasi di Jalan Bumijo No. 52-40. Tipsnya, datanglah sebelum pukul 05.30 WIB dan segera ambil nomor antrean agar tidak kehabisan!
2. Kopi Klotok: Siapa yang tidak kenal tempat ini? Dengan konsep sederhana dan tradisional, menu andalan lodeh serta telur krispi di Kopi Klotok adalah destinasi wajib.
Kopi Klotok biasanya tutup pada hari H Lebaran, tetapi akan kembali melayani pelanggan pada H+1 Lebaran mulai pukul 07.00 WIB.
Makan Siang dengan Cita Rasa Unik
Bosan dengan menu opor dan ketupat di rumah? Anda bisa mencoba variasi rasa lain yang lebih menggugah selera.
1. Sate Ratu: Kuliner viral yang satu ini menjadi penyelamat karena tetap buka pada hari H Lebaran mulai pukul 13.00 WIB. Menu Sate Merah-nya memiliki perpaduan rasa gurih, asin, manis, dan pedas yang unik. Lokasinya berada di kawasan Condongcatur, Sleman.
2. Ayam Geprek Bu Made: Bagi pencinta pedas, ayam geprek dengan kuah tongseng di sini adalah primadona. Anda bisa menentukan sendiri jumlah cabainya. Kedai di Jalan Wulung ini buka setiap hari pukul 09.00–19.00 WIB.
3. Mediterranea Restaurant by Kamil: Ingin suasana yang lebih modern dan minimalis? Restoran Prancis-Mediterania di Jalan Tirtodipuran ini menawarkan estetika dan rasa yang berkelas, sangat cocok untuk makan siang santai bersama kolega atau pasangan.
Wisata Kuliner Malam yang Syahdu
Malam hari di Jogja adalah waktu terbaik untuk menikmati suasana kota yang hangat.
- Gudeg Bromo Bu Tekluk: Jika lapar melanda di tengah malam, meluncurlah ke daerah Gejayan. Gudeg ini baru buka pukul 23.00 WIB. Cita rasa sambal kreceknya yang khas dijamin akan mengusir rasa kantuk.
- Sate Klathak Mak Adi: Kebanggaan warga Jogja Selatan. Sate kambing yang dibakar menggunakan jeruji besi ini memberikan rasa gurih alami tanpa bau prengus. Warung ini biasanya mulai beroperasi pada H+1 Lebaran.
- The House of Raminten: Tempat ini bukan sekadar tempat makan, melainkan pengalaman budaya. Dengan alunan gending gamelan dan pilihan menu makanan dan minuman dengan nama dan rasa yang unik, Anda bisa menikmati hidangan tradisional dengan presentasi yang unik di daerah Kotabaru.
Tips Nyaman Wisata Kuliner saat Libur Panjang
Menikmati kuliner Jogja di tengah lonjakan wisatawan tentu membutuhkan strategi agar tetap nyaman. Langkah paling krusial adalah datang lebih awal untuk menghindari antrean panjang yang menguras waktu. Selain itu, pastikan Anda tetap membawa uang tunai secukupnya sebagai cadangan jika sistem pembayaran nontunai mengalami kendala akibat padatnya jaringan internet.
Hal yang tak kalah penting, selalu cek kembali media sosial resmi setiap tempat makan. Informasi jam operasional bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pemilik selama libur Lebaran dan Nyepi. Dengan persiapan yang matang, perjalanan Anda akan terasa lebih memuaskan karena Yogyakarta tidak hanya menawarkan destinasi, tetapi juga rasa yang selalu dirindukan untuk kembali.
Tinggalkan Komentar
Komentar