Periskop.id - Bulan Muharram merupakan salah satu bulan mulia dalam kalender Hijriah. Bulan ini termasuk dalam empat bulan haram, yaitu bulan yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam.
Karena keutamaannya, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh di bulan Muharram. Amalan yang paling dikenal adalah puasa Asyura, tetapi masih ada beberapa ibadah lain yang juga bisa dikerjakan.
1. Puasa Asyura pada 10 Muharram
Amalan sunah paling utama di bulan Muharram adalah puasa Asyura, yaitu puasa pada tanggal 10 Muharram.
Puasa ini memiliki keutamaan besar. Dalam hadis riwayat Muslim, puasa Asyura disebut dapat menghapus dosa setahun yang lalu, dengan catatan dosa yang dimaksud adalah dosa kecil.
Karena itu, puasa Asyura menjadi salah satu amalan yang banyak dikerjakan umat Islam setiap bulan Muharram.
2. Puasa Tasu’a pada 9 Muharram
Selain puasa Asyura, umat Islam juga dianjurkan berpuasa pada 9 Muharram, yang dikenal sebagai puasa Tasu’a.
Puasa Tasu’a dikerjakan sehari sebelum Asyura. Tujuannya adalah menyelisihi kebiasaan kaum lain yang juga berpuasa pada 10 Muharram.
Jika mampu, umat Islam bisa berpuasa pada 9 dan 10 Muharram. Sebagian ulama juga membolehkan puasa pada 10 dan 11 Muharram jika tidak sempat berpuasa pada 9 Muharram.
3. Memperbanyak Puasa Sunah di Bulan Muharram
Muharram termasuk bulan yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunah. Selain tanggal 9 dan 10 Muharram, umat Islam juga bisa menambah puasa pada hari-hari lain.
Amalan yang bisa dikerjakan antara lain:
| Amalan Puasa | Waktu Pelaksanaan |
|---|---|
| Puasa Tasu’a | 9 Muharram |
| Puasa Asyura | 10 Muharram |
| Puasa 11 Muharram | Sebagai pelengkap jika tidak puasa Tasu’a |
| Puasa Senin Kamis | Setiap Senin dan Kamis |
| Puasa Ayyamul Bidh | 13, 14, 15 Muharram |
4. Memperbanyak Taubat
Bulan Muharram juga menjadi momen yang baik untuk memperbanyak taubat. Sebagai awal tahun Hijriah, Muharram bisa dijadikan titik untuk memperbaiki diri.
Taubat bisa dilakukan dengan meninggalkan maksiat, menyesali kesalahan, memperbanyak istighfar, dan berusaha tidak mengulanginya lagi.
Amalan sederhana yang bisa dibiasakan:
- membaca istighfar setiap hari,
- memperbaiki salat wajib,
- meninggalkan kebiasaan buruk,
- meminta maaf kepada orang yang pernah disakiti.
5. Memperbanyak Sedekah
Sedekah termasuk amal saleh yang bisa dilakukan kapan saja, termasuk di bulan Muharram. Meski tidak ada ketentuan khusus bahwa sedekah Muharram harus dilakukan dengan cara tertentu, memperbanyak kebaikan di bulan mulia tetap dianjurkan.
Sedekah bisa berupa uang, makanan, bantuan kepada keluarga, atau menolong orang yang membutuhkan.
6. Membaca Al-Qur’an
Amalan lain yang bisa dikerjakan di bulan Muharram adalah memperbanyak membaca Al-Qur’an. Tidak harus langsung banyak, yang penting dilakukan secara rutin.
Misalnya membaca satu halaman setiap selesai salat, membaca satu juz per hari, atau memperbaiki bacaan dengan belajar tajwid.
7. Memperbaiki Salat dan Ibadah Harian
Muharram bisa menjadi waktu yang tepat untuk memperbaiki kualitas ibadah harian. Selain mengejar amalan sunah, umat Islam juga perlu menjaga amalan wajib.
Beberapa hal yang bisa dikuatkan:
- salat tepat waktu,
- salat berjamaah bagi laki-laki,
- memperbanyak zikir pagi dan petang,
- menjaga lisan dari ghibah,
- memperbanyak doa.
Amalan Populer yang Perlu Dihati-hati
Sebagian masyarakat mengenal amalan khusus Muharram seperti mandi khusus, bercelak, atau ritual tertentu pada 10 Muharram. Untuk amalan seperti ini, umat Islam sebaiknya berhati-hati dan memastikan dalilnya jelas.
Amalan yang paling kuat dianjurkan di bulan Muharram adalah puasa, terutama puasa Asyura dan Tasu’a, serta memperbanyak amal saleh secara umum.
FAQ Amalan Sunah Bulan Muharram
Apa amalan utama di bulan Muharram?
Amalan utama di bulan Muharram adalah puasa sunah, terutama puasa Asyura pada 10 Muharram.
Kapan puasa Asyura dikerjakan?
Puasa Asyura dikerjakan pada tanggal 10 Muharram.
Apa itu puasa Tasu’a?
Puasa Tasu’a adalah puasa sunah pada tanggal 9 Muharram, sehari sebelum puasa Asyura.
Bolehkah puasa hanya 10 Muharram?
Boleh. Namun, lebih utama jika ditambah puasa pada 9 Muharram atau 11 Muharram.
Apakah sedekah di bulan Muharram termasuk sunah?
Sedekah adalah amalan baik yang dianjurkan kapan saja. Di bulan Muharram, umat Islam bisa memperbanyak sedekah sebagai bagian dari amal saleh.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar