periskop.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah memberikan insentif berupa penurunan bea masuk suku cadang pesawat menjadi 0%. Langkah ini diharapkan dapat menekan harga tiket pesawat domestik agar tetap terjangkau.

"Jadi suku cadang pesawat itu diberikan bea masuk 0% sehingga diharapkan bisa menurunkan biaya operasional maskapai penerbangan," kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/4).

Sebelumnya, nilai bea masuk untuk suku cadang pesawat mencapai sekitar Rp500 miliar per tahun. Dengan kebijakan ini, pemerintah juga menargetkan peningkatan daya saing industri maintenance, repair, and overhaul (MRO) dalam negeri.

Airlangga menjelaskan, kebijakan tersebut berpotensi mendorong aktivitas ekonomi hingga sekitar Rp700 miliar per tahun serta meningkatkan output Produk Domestik Bruto (PDB) hingga Rp1,49 triliun.

"Nah, kebijakan ini diperkirakan memperkuat daya saing industri MRO dengan potensi aktivitas ekonomi meningkat sekitar Rp700 miliar per tahun dan tentunya bisa mendukung output PDB hingga Rp1,49 triliun," jelas Airlangga.

Selain itu, kebijakan ini diperkirakan mampu menciptakan sekitar 1.000 lapangan kerja langsung dan hingga tiga kali lipat untuk tenaga kerja tidak langsung.

Lebih lanjut, Airlangga menyebut untuk memastikan implementasi berjalan optimal, pemerintah akan menindaklanjuti kebijakan ini melalui penerbitan regulasi teknis, baik oleh Kementerian Keuangan maupun Kementerian Perindustrian.