Persikop.id - Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menyatakan perlunya subsidi sembako kepada para pedagang di pasar tradisional untuyk menekan laju inflasi. Hal ini dikatakannya saat meninjau Pasar Badung, Kota Denpasar, Jumat (13/2).
Saat itu Gibran berdialog dengan para pedagang yang menerima subdisi bahan pokok didampingi Gubernur Bali Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara. Saat itu juga Wapres meminta agar digitalisasi di Pasar Badung dipercepat untuk memperkuat ekosistem perdagangan rakyat.
"Komitmen pemerintah menjaga daya beli masyarakat dan memperkuat ekosistem perdagangan rakyat agar semakin efisien dan modern," kata Gibran.
Upaya menjaga stabilitas harga ini, kata Gibran, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan penguatan ekonomi rakyat, melalui kebijakan yang responsif dan berbasis kebutuhan riil di lapangan.
"Pemerintah berkomitmen memastikan pasar tradisional tetap menjadi ruang ekonomi yang sehat, stabil, dan berpihak pada pelaku usaha kecil serta konsumen," tuturnya.
Dalam peninjauan tersebut, Wapres berdialog langsung dengan para pedagang terkait perkembangan harga sejumlah komoditas strategis. Ia menekankan pentingnya langkah antisipatif apabila terjadi lonjakan harga. Termasuk memastikan distribusi berjalan lancar serta dukungan kebijakan tepat sasaran bagi para pedagang.
Ia juga meminta agar Pemerintah Provinsi Bali agar menjaga kestabilan harga pasar, sehingga memberikan kenyamanan baik bagi para pedagang maupun pembeli.
“Pemerintah pusat mengapresiasi digitalisasi yang dijalankan di pasar. Juga arahan kepada Bapak Wali Kota agar semua komoditi yang mengalami gejolak harga, sebaiknya subsidinya diberikan kepada semua pedagang," ujarnya.
Beberapa Komoditi
Sementara itu, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan Pasar Badung Kota Denpasar mendapatkan perhatian penuh dari Gibran. "Wapres Gibran memberikan sejumlah arahan terkait upaya menekan laju inflasi di Kota Denpasar melalui program subsidi bagi pedagang," ungkap Jaya Negara.
Perumda Pasar Sewakadarma Denpasar melalui Unit Usaha Sewaka Jaya, lanjutnya, telah berkomitmen memberikan subsidi kepada pedagang pasar untuk menekan laju Inflasi.
Pemberian subsidi kepada pedagang diberikan untuk beberapa jenis komoditi penting seperti gula, beras, telur, dan cabe terutama yang sedang mengalami kenaikan harga. Selain bertujuan menekan laju inflasi juga sebagai bentuk dukungan Pemkot Denpasar kepada pedagang pasar.
"Wapres Gibran berharap penerapan subsidi ini merata kepada seluruh pedagang, " jelas Jaya Negara.
Sementara itu, Dirut Perumda Pasar Sewakadarma Denpasar Ida Bagus Kompyang Wiranata memastikan, pihaknya siap menindaklanjuti arahan Wapres Gibran dengan mengevaluasi skema subsidi agar dapat menjangkau lebih banyak pedagang. Terutama untuk komoditas yang mengalami gejolak harga.
"Per hari ini, subsidi difokuskan pada komoditas seperti cabai yang mengalami kenaikan harga," ucapnya.
Kompyang menjelaskan lonjakan harga cabai dipengaruhi faktor cuaca dan merupakan fenomena yang kerap terjadi secara musiman.
Sementara itu, untuk komoditas beras dan gula relatif masih stabil sehingga belum memerlukan intervensi subsidi. Sedangkan harga daging dilaporkan mulai mengalami kenaikan, namun masih dalam batas aman.
"Secara umum, kondisi pasokan dan harga kebutuhan pokok di Pasar Badung masih terpantau stabil, termasuk komoditas yang didatangkan dari luar Bali. Kunjungan Wapres Gibran diharapkan dapat mendorong langkah pengendalian inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat," kata Kompyang.
Tinggalkan Komentar
Komentar