periskop.id - Harga sejumlah komoditas pangan terpantau bergerak variatif pada Selasa, 24 Februari 2026. Kenaikan masih terjadi pada sejumlah komoditas cabai dan beras, sementara beberapa komoditas seperti minyak goreng, gula premium, dan daging ayam mengalami penurunan.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, kenaikan tertinggi terjadi pada cabai merah keriting.
Harga cabai merah keriting tercatat sebesar Rp48.900 per kilogram atau naik 12,54% (Rp5.450). Cabai rawit hijau naik 8,64% menjadi Rp55.300 per kg, dan cabai merah besar menguat 5,49% ke Rp46.150 per kg. Sementara itu, cabai rawit merah turun tipis 0,67% menjadi Rp81.000 per kg.
Di kelompok bawang, bawang merah ukuran sedang naik 4,26% menjadi Rp45.300 per kg, sedangkan bawang putih ukuran sedang menguat 1,86% ke Rp41.100 per kg.
Untuk komoditas protein hewani, daging sapi kualitas 2 naik 6,01% menjadi Rp136.650 per kg, dan daging sapi kualitas 1 menguat 2,92% ke Rp144.550 per kg. Telur ayam ras segar naik 1,72% menjadi Rp32.600 per kg. Sebaliknya, daging ayam ras segar turun 0,58% ke Rp42.500 per kg.
Di sisi beras, beras kualitas medium II naik 4,98% menjadi Rp15.800 per kg, disusul beras kualitas super I yang menguat 4,88% ke Rp17.200 per kg. Beras kualitas super II naik 4,05% menjadi Rp16.700 per kg, medium I naik 3,24% ke Rp15.950 per kg, dan beras kualitas bawah I menguat 3,58% menjadi Rp14.450 per kg. Sementara itu, beras kualitas bawah II turun 1,7% ke Rp14.450 per kg.
Untuk komoditas gula dan minyak goreng, gula pasir lokal naik 0,82% menjadi Rp18.500 per kg. Sebaliknya, gula pasir kualitas premium turun 0,5% ke Rp19.850 per kg.
Minyak goreng curah turun 2,56% menjadi Rp19.050 per kg. Minyak goreng kemasan bermerek 1 turun 0,87% ke Rp22.700 per kg, dan kemasan bermerek 2 melemah 0,46% menjadi Rp21.750 per kg.
Tinggalkan Komentar
Komentar