Periskop.id - Harga pangan di pasar tradisional kembali melonjak pada Kamis (23/7/2026). Kenaikan terjadi hampir merata di kelompok beras, bawang, cabai, gula, minyak goreng, hingga sebagian protein hewani.

Data tersebut dihimpun dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia. Kenaikan paling mencolok tercatat pada komoditas cabai, dengan cabai merah keriting melonjak hingga 85,77% menjadi Rp87.500 per kilogram.

Cabai merah besar juga mengalami kenaikan tajam sebesar 82,48% menjadi Rp87.500 per kilogram, sementara cabai rawit merah naik 65,36% menjadi Rp95.000 per kilogram. Berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Kamis (23/7/2026), hanya cabai rawit hijau yang mencatat penurunan di antara komoditas cabai, yakni turun 4,85% menjadi Rp50.000 per kilogram.

Kelompok bawang turut mengalami lonjakan signifikan. Bawang merah ukuran sedang naik 50,74% menjadi Rp66.250 per kilogram, sedangkan bawang putih ukuran sedang naik 30,68% menjadi Rp57.500 per kilogram.

Harga beras juga naik di seluruh kelompok kualitas. Beras kualitas bawah II melonjak paling tinggi dengan kenaikan 23,71% menjadi Rp18.000 per kilogram, disusul kualitas bawah I yang naik 22,37% menjadi Rp18.050 per kilogram.

Beras kualitas medium I dan medium II sama-sama dipatok Rp19.500 per kilogram, masing-masing naik 18,9% dan 20,74%. Sementara itu, beras kualitas super I naik 14,16% menjadi Rp20.150 per kilogram dan beras kualitas super II naik 16,62% menjadi Rp20.000 per kilogram.

Kenaikan harga juga terjadi pada minyak goreng. Minyak goreng kemasan bermerek I naik paling tinggi sebesar 12,37% menjadi Rp27.250 per liter, minyak goreng kemasan bermerek II naik 11,11% menjadi Rp26.000 per liter, sementara minyak goreng curah naik 3,66% menjadi Rp21.250 per liter.

Komoditas gula tak luput dari kenaikan. Gula pasir kualitas premium naik 23,15% menjadi Rp25.000 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal naik 6,02% menjadi Rp20.250 per kilogram.

Pada kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar naik 14,08% menjadi Rp43.750 per kilogram dan telur ayam ras segar naik 20,27% menjadi Rp35.000 per kilogram. Daging sapi kualitas I ikut naik tipis 1,26% menjadi Rp152.500 per kilogram.

Berbeda dari komoditas lain, daging sapi kualitas II justru turun 3,81% menjadi Rp136.250 per kilogram. Kondisi ini menjadikan daging sapi kualitas II satu-satunya komoditas protein hewani yang mencatat penurunan harga hari ini.

Secara keseluruhan, mayoritas komoditas pangan mengalami lonjakan harga pada Kamis (23/7/2026), dengan kenaikan tertajam terjadi pada cabai merah keriting, cabai merah besar, cabai rawit merah, dan bawang merah. Hanya cabai rawit hijau dan daging sapi kualitas II yang tercatat masih mengalami penurunan harga.