periskop.id - Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap alasan pencopotan dua Direktur Jenderal di lingkungan Kementerian Keuangan, yakni Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (SEF) serta Luky Alfirman dari jabatan Direktur Jenderal Anggaran pada Selasa (21/4).
Adapun alasan pencopotan tersebut dikaitkan dengan polemik pengadaan 21.081 unit motor listrik untuk Badan Gizi Nasional (BGN) yang diperuntukkan bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Motor MBG (alasan meloloskan anggaran). Mungkin Anda tebak aja sendiri," kata Purbaya dalam briefing, Jakarta, Senin (11/5).
Bendahara negara itu mengatakan untuk mengisi kekosongan pada kedua Direktorat tersebut, dirinya akan melantik pejabat pengganti pada esok, Selasa (12/5).
"Kan besok dilantik," imbuhnya.
Sebagai informasi, Purbaya memastikan, untuk sementara waktu operasional kedua direktorat tersebut akan dijalankan oleh Pelaksana Harian (Plh). Ia menegaskan bahwa penunjukan Plh telah dilakukan dan sudah mulai aktif bekerja sejak keputusan pemberhentian ditetapkan.
"Udah dikasih PLH sekarang. Oh sudah aktif berarti Pak? Sudah, kemarin (Selasa sore) soalnya udah aktif. Soalnya ditandatangani kemarin siang," kata Purbaya kepada media, Jakarta, Rabu (22/4).
Kendati demikian, Purbaya belum mengungkapkan secara rinci jabatan yang akan diemban Febrio Nathan Kacaribu dan Luky Alfirman setelah pencopotan tersebut.
Tinggalkan Komentar
Komentar