periskop.id - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman segera memangkas suku bunga pinjaman program PNM Mekaar menjadi di bawah 10% atas instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto.
Kebijakan populis tersebut menargetkan peringanan beban bagi 15 juta pelaku usaha ultra mikro dan super mikro, khususnya kalangan perempuan atau ibu-ibu di seluruh Indonesia.
"Pak Presiden telah memberikan instruksi kepada kami untuk menurunkan suku bunga pinjaman kepada ibu-ibu PNM yang selama ini kurang lebih di angka 20 sampai 25% menjadi di bawah 10%," ujar Maman dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Senin (18/5).
Maman menjelaskan tingginya beban suku bunga komersial selama ini kerap menjadi rintangan utama bagi pelaku usaha di level bawah untuk mengembangkan kapasitas bisnis mereka.
Ia mengatakan penurunan drastis ini merupakan wujud nyata keberpihakan negara terhadap ekonomi rakyat kecil.
Kementerian UMKM saat ini tengah menyusun formulasi teknis dan skema pemangkasan suku bunga tersebut bersama instansi terkait agar dapat segera dieksekusi di lapangan.
Pemerintah menempatkan kelompok usaha yang tidak bankable (tidak memenuhi syarat perbankan) namun feasible (layak usaha) ini sebagai prioritas pemberdayaan agar mereka perlahan bisa naik kelas.
"Ini adalah aspirasi yang sudah dimunculkan dari kurang lebih 10 sampai 15 tahun ini. Namun ada perhatian yang sangat besar dari Pak Presiden untuk menghilangkan beban yang dimiliki oleh ibu-ibu kita yang tergabung dalam program Mekaar," pungkas Maman.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar