periskop.id - Program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Holiday and Back to School 2026 resmi diluncurkan dengan target perputaran transaksi Rp30 triliun. Program ini memanfaatkan momen libur sekolah sebagai pengungkit konsumsi masyarakat dalam negeri.

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri memaparkan, program tersebut lahir dari kolaborasi pemerintah dengan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo). Ia menyebutnya sebagai langkah strategis untuk memperkuat sektor perdagangan sekaligus menggerakkan berbagai ekosistem ekonomi yang terhubung dengannya.

Advertisement

"Kami optimistis program ini dapat mengakselerasi aktivitas ekonomi nasional dan menghasilkan transaksi mencapai Rp30 triliun," ujar Roro dalam peluncuran BINA Holiday and Back to School 2026 di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (30/6).

Roro mengungkapkan, optimisme tersebut bertumpu pada data perekonomian nasional yang menunjukkan tren positif. Pada triwulan I 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,61% secara tahunan.

Konsumsi rumah tangga menjadi penopang utama, tumbuh 5,52% dengan kontribusi 54,36% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, demikian ia merinci.

Sektor perdagangan juga tercatat tumbuh 6,26% secara tahunan. Indeks Penjualan Riil turut terdongkrak 4,74%, seiring peningkatan transaksi berbasis digital yang terus berkembang.

Capaian-capaian tersebut, menurut Roro, membuktikan daya beli masyarakat masih terjaga dan menjadi bekal penting untuk menopang momentum pertumbuhan ekonomi ke depan.

Dari sisi industri ritel, Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah menyatakan pihaknya telah berkontribusi memperkuat ekonomi nasional melalui sektor ritel selama satu dekade terakhir. Program ini ia sebut sebagai perwujudan nyata dari semangat kolaborasi yang selama ini dibangun bersama pemerintah.

BINA Holiday and Back to School 2026 menggandeng beragam sektor, mulai dari pusat perbelanjaan, pariwisata, transportasi, perhotelan, kuliner, ekonomi kreatif, hingga UMKM. Tujuannya mendorong masyarakat lebih aktif berbelanja dan berwisata di dalam negeri selama musim liburan sekolah berlangsung.

Rekam jejak program BINA sebelumnya cukup meyakinkan. Pada gelaran BINA Lebaran 2026, realisasi transaksi mencapai Rp54,9 triliun, melampaui target yang dipatok sebesar Rp53,38 triliun.

"Program ini merupakan wujud nyata semangat kolaborasi tersebut untuk mendorong masyarakat berbelanja dan berwisata di Indonesia dengan target perputaran ekonomi mencapai Rp30 triliun," kata Budihardjo.