Periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dijadwalkan bertemu Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono pekan depan. Pertemuan itu bakal membahas efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut berpotensi turun drastis.
Purbaya menjelaskan, pembahasan tersebut berkaitan dengan proses verifikasi ulang data penerima manfaat MBG yang masih berjalan. Ia mengaku belum bisa memastikan detail perubahan anggaran sebelum bertemu langsung dengan Sudaryono.
MBG merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Purbaya, anggarannya kemungkinan besar berkurang seiring perbaikan data jumlah penerima manfaat program tersebut.
"Belum, saya nanti ketemu ketua MBG yang baru mungkin minggu depan. Saya lihat seperti apa," kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7).
Purbaya mengaku, rencana awal pembahasan anggaran MBG sebenarnya dijadwalkan pekan ini bersama Ketua BGN saat itu, Nanik S. Deyang. Jadwal itu batal terlaksana usai terjadi pergantian pucuk pimpinan BGN.
Nanik diketahui mengundurkan diri dari jabatannya setelah baru 45 hari menjabat. Alasan kesehatan disebut menjadi penyebab keputusan tersebut, sehingga pertemuan dengan Kemenkeu pun tertunda hingga pekan depan.
"Tadinya mau ketemunya minggu ini tapi kan Kepala BGN ganti. Biar mereka konsolidasi dulu, saya hadap mereka atau sebaliknya kita lihat seperti apa," ucap Purbaya.
Sebelum pergantian pimpinan BGN terjadi, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari sempat menyinggung proyeksi penurunan anggaran MBG. Ia menyebutkan, penurunan itu berjalan seiring perbaikan tata kelola data jumlah penerima manfaat dan titik distribusi program.
Agustina menambahkan, perbaikan data turut mencakup insentif bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurutnya, besaran angka pasti masih dalam proses penghitungan dan belum bisa diumumkan.
"Efisiensinya pasti akan otomatis mengikuti. Angkanya sementara ini belum bisa saya sebutkan, tapi sudah jelas sudah tidak 268 lagi, sudah jauh berkurang," kata Agustina di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7).
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar