periskop.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Juru Bicara Budi Prasetyo menyatakan status perkara operasi tangkap tangan (OTT) Kabupaten Pekalongan resmi naik ke tahap penyidikan. Lembaga antirasuah ini juga telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka.
“Dalam lanjutan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Pekalongan ini, malam tadi sudah dilakukan ekspose, dan perkara ini dinyatakan naik ke tahap penyidikan,” kata Budi saat memberikan keterangan di Jakarta, Rabu (4/3).
Keputusan krusial ini diambil setelah tim penyidik melakukan mekanisme ekspose atau gelar perkara. Mereka mendalami secara komprehensif seluruh hasil temuan awal dari operasi senyap tersebut.
Penyidik langsung menentukan status hukum para pihak terperiksa sesuai aturan hukum acara pidana. Penetapan tersangka ini berjalan ketat dalam kurun waktu 1x24 jam pascapenangkapan.
“KPK juga sudah menetapkan status hukum kepada pihak-pihak yang diamankan, dalam satu kali 24 jam,” tegas Budi saat merinci progres penanganan perkara korupsi ini.
Langkah hukum ini terlaksana usai tim penyidik sukses mengantongi kecukupan alat bukti awal. Rangkaian permintaan keterangan berlangsung sangat intensif pasca penangkapan target operasi.
Pihak lembaga penegak hukum belum merilis identitas pasti para tersangka ke publik. Jabatan spesifik dari oknum terjerat tersebut juga masih tersimpan rapat untuk kebutuhan penyidikan.
“Untuk kronologi, konstruksi, dan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, kami akan sampaikan lengkap nanti melalui konferensi pers,” ungkapnya dalam penjelasan mengenai rencana rilis perkara.
Petugas KPK saat ini sudah mengamankan total 14 orang dari hasil operasi lapangan tersebut. Seluruh terperiksa kini menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq masuk dalam daftar 14 orang terperiksa ini. Penangkapan pucuk pimpinan daerah tersebut sebelumnya telah mendapat konfirmasi resmi dari pihak kelembagaan.
“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, salah satunya Bupati,” ucapnya saat memberikan konfirmasi awal pada Selasa (3/3).
Tinggalkan Komentar
Komentar