Periskop.id - Momen perayaan Iduladha menjadi kesempatan bagi keluarga untuk menjenguk mantan Menteri Agama periode 2020-2024 Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) yang kini tengah mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sang istri, Eny Retno, datang membawa sejumlah makanan kesukaan untuk sang suami.
Eny menyampaikan rasa syukurnya karena seluruh anggota keluarga dapat berkumpul lengkap untuk membesuk di hari libur raya ini. Ia mengonfirmasi, kondisi kesehatan suaminya yang biasa dipanggil Abah tersebut dalam keadaan sehat.
“Alhamdulillah Abah sehat. Hari ini kebetulan hari istimewa ya, Idul Adha. Jadi, alhamdulillah semuanya, anak-anak bisa karena memang libur. Sama Ibu juga. Kemudian juga ada pakde-bude, ya alhamdulillah Abah sehat di dalam,” kata Eny, di Gedung KPK, Rabu (27/5).
Eny mengungkapkan, dirinya sengaja menyiapkan lauk sederhana berupa tempe goreng yang menjadi favorit Yaqut sebagai bekal untuk di Rutan KPK.
“Oh, hari ini kan kebetulan memang jatahnya untuk mengirim barang buat beliau ya. Jadi yang pasti aku ngirimnya tempe goreng kesukaan beliau, gitu kan. Kalau yang matangnya itu aja, sama sayur-sayuran biasa lah untuk sekali makan sampai hari ini,” ujar Eny.
Berbeda dengan tradisi Idul Adha yang identik dengan hidangan daging dan kuah santan kental, pihak keluarga justru menghindari jenis masakan tersebut. Sebab, eks Menteri Agama tersebut memiliki riwayat penyakit gangguan lambung atau GERD.
“Enggak (minta ketupat), kebetulan Abah kan ada GERD ya, jadi enggak bisa, enggak bisa dahar yang pakai santan gitu. Jadi yang ringan-ringan, yang non-santen. Daging juga enggak terlalu senang. Jadi, kita alhamdulillah nanti paling yang ringan-ringan aja,” jelasnya.
Meski harus merayakan hari raya di dalam rutan dan terpisah secara fisik dari lingkungan rumah, Eny menegaskan, pihak keluarga berupaya untuk saling menguatkan demi anak-anak mereka. Di momen suci ini, ia turut menyelipkan doa agar badai hukum yang menimpa keluarganya bisa segera selesai dengan baik.
“Doain agar Abah di sana juga kuat lahir batin, gitu. Kami yang di rumah juga bisa apa ya, kuat juga untuk bisa mendampingi anak-anak kami gitu ya, dan semoga semua berakhir baik. Gusti Allah menurunkan pertolongan-Nya melalui orang-orang yang dipilih,” tutur Eny.
Diketahui, Yaqut terjerat dalam korupsi kuota haji. Kasus ini juga telah memasuki babak baru setelah KPK menetapkan dua tersangka baru dari unsur swasta dan asosiasi travel. Keduanya adalah Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) Ismail Adham (ISM) dan Ketua Umum Asosiasi Kesthuri Asrul Azis Taba (ASR).
Penetapan ini menyusul dua tersangka awal, yakni mantan Menteri Agama periode 2020-2024 Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) dan mantan Staf Khusus Menag Ishfah Abidal Aziz (Gus Alex).
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar