Periskop.id – Penyelidikan terkait temuan ratusan senjata api di sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan berbuntut panjang.
Pihak sekolah kembali menemukan barang terlarang berupa narkotika jenis sabu dan ganja serta puluhan VCD porno di ruangan bekas Ketua Yayasan berinisial IWD yang telah dipecat.
Kuasa Hukum Sekolah dari Kantor Hukum Maqdir Ismail & Partners, Hermawanto, mengungkapkan, temuan terbaru tersebut didapatkan saat pihak sekolah membongkar ruangan terkunci. Ruangan yang selama ini dikuasai IWD sudah dijaga aparat Polres Metro Jakarta Selatan.
“Kemudian pada tadi malam, kami menemukan kembali beberapa senjata. Termasuk juga menemukan narkoba, dan juga menemukan CD porno,” kata Hermawanto, di Jakarta Selatan, Kamis (6/8).
Hermawanto menegaskan, atas temuan tersebut, pihak sekolah langsung membuat laporan polisi baru ke markas Polres Metro Jakarta Selatan guna mengusut tuntas keterlibatan eks pengurus yayasan.
“Dan hari ini kami membikin pelaporan baru yaitu temuan narkotika dan CD porno. Jadi kami juga melaporkan itu, sama pencetak peluru, kami laporkan itu karena ini semua ditemukan di dalam ruangan Ketua Yayasan yang sudah kami pecat,” ujar Hermawanto.
Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, Untung Sangaji, merinci jenis narkoba serta barang bukti pendukung yang diamankan dari dalam ruangan tertutup tersebut.
“Sabu-sabu dan dua linting ganja. Ada di situ dengan VCD kurang lebihnya 25 kaset yang berbeda,” jelas Untung.
Untung menyampaikan, pembukaan ruangan tersebut dilakukan dengan meminta pengawalan resmi dari pihak kepolisian guna menghindari risiko hukum. Sebab, seluruh kunci akses sebelumnya dibawa kabur oleh eks Ketua Yayasan usai dipecat akibat dugaan penyelewengan dana.
“Setelah kita membuka dan menggeledah untuk kita rapikan, eh ada laras senjata tajam kaliber 5.56, kemudian ada senjata genggam... Juga ada narkoba kita temukan,” ungkap Untung.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar