banner-sheroes-yoga
Internasional

AS: Perang Lawan Iran Berakhir Dalam Beberapa Pekan ke Depan

Warga AS akan terus merasakan dampak kenaikan harga bensin selama beberapa pekan lagi. Namun, kondisi diperkirakan akan membaik setelah konflik berakhir, meski "tidak ada jaminan s...

Seorang anggota Marinir AS mengamati sebuah kapal penyerang cepat Iran dari USS John P. Murtha di Selat Hormuz
Seorang anggota Marinir AS mengamati sebuah kapal penyerang cepat Iran dari USS John P. Murtha di Selat Hormuz dalam gambar yang dirilis oleh Angkatan Laut AS pada 18 Juli 2019. ANTARA FOTO/ U.S. Navy/Donald Holbert
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright, Minggu (15/3) menyatakan perang melawan Iran akan berakhir dalam beberapa pekan. Pernyataan itu memberikan perkiraan waktu paling pasti dari pemerintah AS, sejak serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari.

"Konflik ini akan berakhir dalam beberapa minggu ke depan," kata Wright seperti dikutip ABC News, seraya menambahkan konflik itu "bisa lebih cepat dari itu."

Wright mengatakan, warga AS akan terus merasakan dampak kenaikan harga bensin selama beberapa pekan lagi. Namun, kondisi diperkirakan akan membaik setelah konflik berakhir, meski dia mengatakan "tidak ada jaminan sama sekali dalam perang."

Dia menggambarkan gangguan jangka pendek tersebut sebagai risiko yang harus dihadapi. Pernyataan Wright muncul ketika serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran sejak 28 Februari telah menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Iran membalas serangan dengan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.

Terkait dengan pengakhiran perang, Iran sendiri, kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi Minggu (15/3( mengaku, akan menyambut baik setiap inisiatif regional yang mengarah pada penyelesaian konflik di Timur Tengah secara adil.

Pada Jumat, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan, pihaknya akan mempertimbangkan setiap inisiatif untuk memperkuat persatuan di Timur Tengah, serta memulihkan stabilitas, keamanan, dan perdamaian di kawasan itu.

"Saat ini belum ada inisiatif khusus untuk mengakhiri perang. Kami akan menyambut baik inisiatif regional apa pun yang mengarah pada berakhirnya perang secara adil," kata Araghchi dalam wawancara dengan surat kabar Al-Araby Al-Jadeed.

 

Baca berita dan informasi lainnya mengenai perang iran, AS-Israel Serang Iran, akhiri perang, dan harga minyak dunia dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.