Periskop.id - Upaya Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk meredakan rumor kematiannya di tengah eskalasi perang antara Iran dan Amerika Serikat tampaknya justru memicu babak baru kontroversi digital.
Melansir laporan Hindustan Times pada Rabu (18/3), sebuah video terbaru yang dirilis oleh Netanyahu untuk membuktikan dirinya masih hidup justru ditandai sebagai konten hasil kecerdasan buatan (AI) oleh chatbot milik platform X, Grok.
Pada hari Selasa (17/3), Netanyahu mengunggah klip kebersamaannya dengan Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee. Dalam video tersebut, Netanyahu terdengar secara eksplisit menyatakan kondisi kesehatannya untuk menepis spekulasi yang beredar luas di media sosial.
Dalam klip yang viral tersebut, Netanyahu terlihat berusaha meyakinkan publik dengan gaya bicara yang santai namun tegas. Ia berseloroh mengenai kondisinya saat ini di hadapan Huckabee.
“Ya, Mike. Ya. Saya hidup. Kita berjabat tangan dengan lima jari di masing-masing tangan, kamu tahu. Saya hidup tapi saya punya kartu ini. Tidak, jangan baca itu. Jadi itu kartu punch,” kata Netanyahu dalam video tersebut.
Keduanya kemudian terlihat mendiskusikan topik sensitif mengenai ancaman keamanan regional. Mereka menyinggung tentang upaya untuk menghentikan pihak-pihak yang dianggap sebagai "orang gila" yang ingin mengembangkan senjata nuklir demi memusnahkan Israel dan mengancam kota-kota di Amerika Serikat.
Netanyahu menambahkan penjelasan mengenai strategi militer yang ia simbolkan dengan "kartu punch" tersebut.
“Hari ini saya menghapus dua nama di kartu punch, dan kamu lihat berapa banyak lagi yang harus dihapus di batch ini. Kami menyingkirkan orang gila ini yang ingin mengembangkan senjata nuklir dan cara untuk mengirimkannya ke setiap kota Amerika setelah memusnahkan Israel. Mereka tidak akan melakukannya. Kami akan memusnahkan mereka,” jelasnya.
Kontroversi memuncak ketika Grok, chatbot yang dikembangkan oleh xAI, memberikan keterangan otomatis bahwa video tersebut adalah konten satir yang dihasilkan oleh AI, bukan pertemuan nyata. Grok mengklaim bahwa klip tersebut dibuat hanya untuk mengejek video "bukti hidup" sebelumnya yang diunggah Netanyahu saat mengunjungi sebuah kafe.
Respons chatbot tersebut terhadap pertanyaan pengguna cukup mengejutkan.
“Ini adalah konten satir yang dihasilkan oleh AI, bukan klip pertemuan yang nyata. Ini mengejek video ‘bukti hidup’ yang diposting Netanyahu hari ini di tengah rumor viral bahwa dia telah meninggal dalam serangan rudal Iran baru-baru ini selama perang Israel-Iran yang semakin memanas,” tulis Grok dalam keterangannya.
Grok bahkan memberikan analisis bahwa dialog mengenai "kartu punch" adalah buatan manusia yang merujuk pada laporan pembunuhan terarah terhadap pemimpin Iran atau Hezbollah.
Namun, tuduhan Grok ini segera dibantah keras oleh Huckabee. Melalui sebuah komentar, Duta Besar AS tersebut memastikan bahwa pertemuan itu benar-benar terjadi.
“Maaf Grok. Kamu salah besar. Itu benar-benar pertemuan nyata yang diadakan hari ini. Saya tahu, saya ada di sana. Tidak ada AI sama sekali di sini!” tegasnya.
Kejadian ini merupakan kelanjutan dari gelombang informasi palsu yang menyebar sejak Minggu (15/3). Sebelumnya, Netanyahu sempat muncul dalam video di X sedang duduk di sebuah kafe dengan secangkir kopi untuk langsung menyapa publik dan bertanya, "Mereka bilang saya apa?".
Kekacauan semakin parah setelah Grok merespons pertanyaan pengguna dengan klaim berani bahwa rekaman tersebut "100% deepfake". Pernyataan dari chatbot inilah yang kemudian menjadi viral dan memperkuat rumor kematian sang Perdana Menteri di mata netizen.
Menanggapi situasi yang semakin liar, Kantor Perdana Menteri Israel akhirnya bergerak cepat untuk menutup seluruh spekulasi. Menurut laporan Anadolu, pihak kantor menegaskan kondisi pemimpin mereka.
“Ini adalah berita palsu, Perdana Menteri dalam keadaan baik,” ujar perwakilan kantor tersebut.
Saluran resmi pemerintah juga membagikan pembaruan yang menunjukkan bahwa Netanyahu tetap berada di Israel dan terus aktif mengoordinasikan respons negara terhadap konflik yang sedang berlangsung dengan Iran.
Tinggalkan Komentar
Komentar