Periskop.id - Kementerian Keamanan Publik China akan menggagas aliansi global untuk memerangi penipuan telekomunikasi dan daring.
Pembentukan organisasi antarpemerintah itu dijadwalkan berlangsung pada September 2026 dalam Konferensi Forum Kerja Sama Keamanan Publik Global.
Kepala Biro Investigasi Kriminal Kementerian Keamanan Publik China, Jiang Guoli menjelaskan, upacara pendirian aliansi akan digelar di Kota Lianyungang, Provinsi Jiangsu, China timur.
"Aliansi tersebut akan menjadi organisasi antarpemerintah dengan partisipasi luas dari lembaga penegak hukum di seluruh dunia, yang bertujuan memerangi penipuan telekomunikasi dan daring transnasional secara efektif," kata Jiang Guoli dalam konferensi pers, Jumat (24/7).
Menurut Jiang, respons internasional terhadap pembentukan aliansi itu cukup positif. Ia menyebut lebih dari 40 negara telah menyatakan kesediaan untuk menjadi anggota.
Ia menambahkan, China membuka peluang bagi seluruh negara untuk bergabung dalam aliansi tersebut.
Menurutnya, kerja sama lintas negara diperlukan untuk memperkuat pertukaran intelijen dan meningkatkan efektivitas operasi penegakan hukum bersama.
"China menyambut semua negara untuk bergabung dalam aliansi tersebut, memperkuat pertukaran intelijen, meningkatkan efektivitas operasi bersama, memperkuat langkah-langkah pengendalian yang terkoordinasi, serta bekerja sama memerangi penipuan telekomunikasi dan daring di seluruh dunia," ujar Jiang.
Lebih lanjut, Jiang menilai penipuan telekomunikasi dan daring kini telah berkembang menjadi ancaman global.
Menurutnya, kejahatan tersebut juga menjadi tantangan besar bagi tata kelola sosial di berbagai negara.
Ia mengungkapkan kepolisian China menetapkan pemberantasan penipuan telekomunikasi dan daring sebagai salah satu prioritas dalam lima tahun mendatang.
Jiang juga mengatakan sebagian besar operasi penipuan yang menargetkan China saat ini berbasis di luar wilayah negaranya.
Rencana pembentukan aliansi itu akan memanfaatkan mekanisme kerja sama penegakan hukum yang telah berjalan.
Aliansi baru tersebut disebut akan memperkuat koordinasi internasional dalam menangani kejahatan lintas negara.
"Dengan memanfaatkan mekanisme penegakan hukum yang sudah ada serta aliansi yang akan segera dibentuk, kepolisian China akan terus meningkatkan upaya untuk memberantas dan menanggulangi kejahatan tersebut," tutup Jiang.
Tinggalkan Komentar
Komentar