periskop.id - Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengungkapkan rencana pengembangan layanan kesehatan berbasis kapal rumah sakit untuk menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Prihati mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari agenda percepatan (quick win) dalam pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya untuk memperluas akses layanan di daerah yang selama ini sulit dijangkau fasilitas kesehatan.

“Program kita itu JKN 3T, kita masukkan ke dalam quick win,” ujar Prihati saat konferensi pers di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Selasa (7/4).

Ia menjelaskan, BPJS Kesehatan telah mulai menjalin komunikasi dengan Kementerian Pertahanan guna mendukung realisasi program tersebut. Koordinasi lanjutan juga akan dilakukan dengan jajaran TNI, termasuk Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Laut.

“Kami sudah bertemu dengan Menteri Pertahanan. Ke depan kami juga akan bertemu dengan Panglima TNI, kemudian Kepala Staf Angkatan Laut,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, BPJS Kesehatan akan memanfaatkan kapal rumah sakit yang telah tersedia melalui kerja sama dengan sejumlah pihak. Saat ini, tercatat sudah ada tiga kapal rumah sakit yang mendukung layanan kesehatan tersebut.

“Sebetulnya yang sudah bekerja sama dengan kita ada tiga kapal rumah sakit, seperti Ksatria Airlangga dan dr. Lie,” jelasnya.

Ke depan, BPJS Kesehatan juga berencana menambah armada dengan menggandeng TNI Angkatan Laut, sehingga jangkauan layanan kesehatan berbasis laut dapat diperluas.

“Kemudian kita akan tambah dengan kapal-kapal Angkatan Laut, tentunya setelah mendapatkan kerja sama dan arahan dari Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Laut,” tambah Prihati.

Program kapal rumah sakit ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah terpencil. Melalui skema tersebut, kapal akan difungsikan sebagai fasilitas kesehatan bergerak yang membawa layanan JKN langsung ke masyarakat di daerah yang belum memiliki akses memadai terhadap rumah sakit atau tenaga medis.