banner-sheroes-yoga
Ketenagakerjaan

KemenPANRB Buka Magang Nasional 2026, Ini Syaratnya

KemenPANRB membuka 76 kursi Program Magang Nasional Angkatan 2 Batch 1 2026, lengkap dengan uang saku setara UMR Jakarta dan sertifikasi BNSP.

Magang Nasional
Sebanyak 1.800 peserta hadir dalam acara Pembukaan di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Program Magang Nasional Lulusan Perguruan Tinggi Batch ke-2 di wilayah Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Jakarta, Rabu (26/11/2025). Foto oleh Antara/Aria Ananda
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) membuka Program Magang Nasional Angkatan 2 Batch 1 Tahun 2026. Sebanyak 76 kursi disediakan bagi lulusan perguruan tinggi untuk menimba pengalaman kerja di lingkungan kementerian tersebut.

Sekretaris Kementerian PANRB Reni Suzana menjelaskan, keikutsertaan instansinya dalam program ini merupakan bentuk komitmen membuka ruang belajar bagi talenta muda. Menurutnya, program ini juga diharapkan menjadi ajang pengenalan lingkungan kerja pemerintahan sekaligus mengasah kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja.

"Program ini menjadi kesempatan bagi para lulusan perguruan tinggi untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung, mengembangkan kompetensi serta memahami proses kerja di lingkungan pemerintahan, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis," kata Reni Suzana di Jakarta, Rabu (22/7).

Pendaftaran peserta dibuka pada 16-28 Juli 2026. Proses seleksi berlangsung pada 29 Juli hingga 5 Agustus 2026.

Pengumuman peserta yang lolos dijadwalkan pada 7 Agustus 2026. Program magang sendiri baru akan berjalan mulai 10 Agustus 2026 selama enam bulan.

Peserta yang bisa mendaftar adalah lulusan diploma maupun sarjana dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terakhir, mengacu pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Selama program berlangsung, peserta akan menerima sejumlah fasilitas. Di antaranya uang saku setara Upah Minimum Regional (UMR) Kota Jakarta, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM).

Peserta juga akan didampingi mentor selama magang berlangsung. Di akhir program, mereka berhak atas Sertifikat Pemagangan serta Sertifikasi Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Formasi yang dibuka KemenPANRB meliputi Analis Kerja Sama, Tim Arsiparis, Layanan Hukum, Data Analyst, Pranata Komputer, Analis Kebijakan, Pengolahan Data dan Informasi, serta Pengelola Keuangan.

Pendaftar wajib membuat akun di platform SIAPkerja, lalu masuk ke laman magang.hub.kemenaker.go.id. Setelah itu, calon peserta perlu melengkapi data diri, mengunggah dokumen yang dipersyaratkan, dan memilih lowongan magang sesuai minat.

Informasi lebih lengkap soal lowongan dan tata cara pendaftaran tersedia di platform Maganghub milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Reni menambahkan, program ini tidak sekadar memberi pengalaman kerja bagi peserta. Ia berharap program ini juga jadi ruang kolaborasi dan pertukaran gagasan antara talenta muda dengan birokrasi.

"Kami ingin program ini tidak hanya memberikan pengalaman bagi peserta, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dan pertukaran gagasan, dengan adanya talenta muda memiliki kreativitas, kemampuan adaptasi dan perspektif yang dapat memberikan nilai tambah dalam mendukung transformasi birokrasi kedepan," pungkas Reni Suzana.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Magang Nasional, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.