Periskop.id - Manajemen anyar Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan pasar modal domestik segera naik level menjadi wadah transaksi saham bertaraf internasional. Ambisi tersebut ditopang oleh rencana penguatan basis suplai emiten dan permintaan investor secara beriringan.
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik memaparkan, lembaganya akan fokus membenahi fondasi transaksi demi mengejar target tersebut. Pendalaman instrumen investasi menjadi prioritas utama jajaran pengurus baru.
"Terus melakukan pendalaman pasar baik dari sisi demand maupun dari sisi supply," ungkap Jeffrey dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (18/6).
Langkah penataan dua kutub pasar itu, menurutnya, menjadi kunci untuk mendongkrak skala bursa domestik. Pihaknya optimistis pasar modal Indonesia memiliki kapasitas mumpuni untuk bersaing secara global.
"Sehingga ke depannya potensi Bursa Efek Indonesia untuk menjadi bursa kelas dunia yang setara dengan bursa-bursa besar di dunia akan dapat kita wujudkan segera," lanjut Jeffrey.
Misi besar ini turut mendapat pengawalan langsung dari otoritas pengawas sektor keuangan. Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menyebut pembenahan bursa sangat vital bagi kemajuan ekonomi nasional secara keseluruhan.
Kiki menegaskan, lantai transaksi saham wajib memberikan rasa aman bagi pembeli modal sekaligus perusahaan pencari dana. Transformasi menjadi institusi kelas dunia dinilai harus diiringi dengan praktik operasional yang sepenuhnya bersih.
Fase baru pasar modal ini berjalan beriringan dengan perombakan susunan pimpinan pelaksana operasional. Otoritas terkait sebelumnya menyeleksi puluhan kandidat ketat untuk mencari figur terbaik pengisi pos pengurus.
Tujuh direktur akhirnya dipilih untuk menakhodai bursa saham selama empat tahun ke depan. Ketetapan struktural tersebut tinggal menunggu pengesahan final dari para pemilik modal.
"Direksi Bursa Efek Indonesia periode 2026-2030 yang baru saja ditetapkan oleh OJK dan kemudian akan disahkan dalam rapat umum pemegang saham tanggal 29 Juni nanti," pungkas Jeffrey.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar