Periskop.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) membantah anggapan bahwa pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dipengaruhi pidato Presiden Prabowo Subianto. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menegaskan kondisi politik saat ini tak lagi berpengaruh besar terhadap keputusan investasi di pasar modal.
Jeffrey menjelaskan, korelasi antara aktivitas politik dan pergerakan pasar saham terus menurun seiring makin matangnya ekonomi dan demokrasi suatu negara. Ia menyebut tren ini bukan cuma terjadi di Indonesia, tapi juga di banyak negara maju.
"Kalau kami melihat dari waktu ke waktu, korelasi antara politik dengan keputusan investasi itu semakin berkurang. Kalau kita bicara di tahun 80-an, korelasi antara aktivitas politik dengan pergerakan pasar itu masih tinggi, dan itu juga terjadi di banyak negara yang ekonomi dan demokrasinya maju," kata Jeffrey di Gedung BEI, Jakarta Selatan, dikutip Selasa (14/7).
Fenomena serupa, menurutnya, juga berlangsung di Indonesia dalam waktu yang cukup lama. Bahkan di Amerika Serikat, hubungan antara dinamika politik dan pergerakan pasar saham disebut Jeffrey sudah semakin mengecil.
"Kami melihat tren di Indonesia juga begitu, dan itu sudah berlangsung cukup lama, bahwa korelasi antara kegiatan politik dengan kegiatan investasi di pasar modal itu sudah tidak terlalu tinggi korelasinya," ujarnya.
Ketimbang dinamika politik domestik, Jeffrey menuturkan keputusan investor saat ini justru lebih banyak dipengaruhi kondisi fundamental ekonomi dan ketidakpastian global.
Ia mencontohkan sejumlah sentimen global sepanjang setahun terakhir yang dinilai lebih berdampak ke pergerakan IHSG. Beberapa di antaranya kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat, keputusan bank sentral AS atau The Fed, hingga konflik di Timur Tengah.
"Jadi kalau kami mengaitkan, lebih mengaitkan ke situ bahwa terjadinya eskalasi, kemudian deeskalasi, kemudian pengumuman dari Bank Sentral Amerika, pengumuman dari pemerintah Amerika," ujar Jeffrey.
Dinamika-dinamika global tersebut, kata Jeffrey, justru berdampak lebih langsung ke pergerakan pasar dibanding faktor-faktor lain yang sempat disinggung sebelumnya.
"Jadi dinamika-dinamika itu justru yang berdampak lebih langsung kepada pergerakan di pasar ketimbang hal-hal lain yang tadi disampaikan," pungkasnya.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar