Periskop.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan, Jumat (30/1) pagi, banjir masih merendam sebanyak 39 rukun tetangga (RT) dan tiga ruas jalan di Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara. Ketinggian air maksimal mencapai 3,5 meter.

"Di Jakarta Selatan dan Timur, terutama di bantaran Sungai Ciliwung, ketinggian banjir mencapai 3,5 meter," kata Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, meluapnya Sungai Ciliwung dan hujan deras yang terjadi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya memperparah genangan air yang masuk ke pemukiman warga. Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, kata dia, menjadi daerah yang paling parah karena banjir merendam wilayah bantaran Sungai Ciliwung dengan ketinggian mulai dari 1,5 hingga 3,5 meter.

Permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, misalnya, terendam banjir pada Jumat pagi dengan ketinggian air mencapai dua meter. "Pagi ini, sekarang air sudah mencapai 200 sentimeter, udah dua meter," kata Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu Sanusi di Jakarta Timur, Jumat.

Dia menyebutkan, air mulai naik sejak sekitar pukul 02.00 WIB. Ketinggian air terus bertambah hingga pagi hari dan merendam rumah-rumah warga yang berada di wilayah yang lebih rendah. "Air mulai naik jam dua malam, dari sebelumnya di bawah dua meter, sekarang naik terus, sudah dua meter," ujar Sanusi.

Menurut Sanusi, ketinggian air masih berpotensi bertambah apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi dan durasi panjang. Banyak warga yang sudah mengungsi sejak semalam, karena air dengan cepat masuk ke dalam rumah dan membuat permukiman tidak lagi aman untuk ditinggali.

Warga memilih menyelamatkan diri lebih awal untuk menghindari risiko yang lebih besar. "Warga sudah banyak pada mengungsi dari semalam. Banyak yang ngungsi di gedung SD," ungkap Sanusi.

Sampai dengan saat ini, kondisi banjir di Kebon Pala belum menunjukkan tanda-tanda surut. Warga masih bertahan di lokasi pengungsian.

Sementara itu, di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara saat ini mulai menunjukkan penurunan ketinggian banjir, dari yang sebelumnya mencapai 1,5 meter kini berangsur surut menjadi 20-30 cm. "Kami mencatat saat ini, terdapat 39 RT dan tiga ruas jalan tergenang," ujar Isnawa.

Dia mengatakan, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," imbau Isnawa.

Berikut daerah di Jakarta yang terendam banjir hingga Jumat pagi.

Jakarta Barat, 8 RT, terdiri dari:

Kelurahan Kedaung Kali Angke: 4 RT
Kelurahan Rawa Buaya: 1 RT
Kelurahan Kembangan Selatan: 3 RT

Ketinggian air: 20-30 cm

Jakarta Selatan, 8 RT, terdiri dari:

Kelurahan Pejaten Timur: 4 RT
Kelurahan Rawajati: 2 RT
Kelurahan Tanjung Barat: 2 RT

Ketinggian air: 150-350 cm

Jakarta Timur, 21 RT, terdiri dari:

Kelurahan Rawa Terate: 1 RT
Kelurahan Bidara Cina: 4 RT
Kelurahan Kampung Melayu: 4 RT
Kelurahan Cawang: 9 RT
Kelurahan Cililitan: 2 RT
Kelurahan Balekambang: 1 RT

Ketinggian air: 50-350 cm

Jakarta Utara, 2 RT, terdiri dari:

Kelurahan Cilincing: 1 RT
Kelurahan Marunda: 1 RT

Ketinggian air: 20-30 cm

Ruas jalan yang tergenang:

1. Jalan Rawa Indah Dua, Kelurahan Pegangsaan Dua, Jakarta Utara
Ketinggian air: 15 cm
2. Jalan Pulo Raya IV, Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan
Ketinggian air: 25 cm
3. Gang Langgar, Kelurahan Rawajati, Jakarta Selatan
Ketinggian air: 180 cm 

 

Hujan Masih Turun
Sekadar informasi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan masih mengguyur sebagian wilayah Jakarta pada Jumat ini.

Jakarta Barat diprediksi hujan ringan pagi ini, lalu berawan tebal pada siang hari dan akan dilanda hujan sedang pada sore hari. Pada malam harinya, Jakarta Barat kemungkinan kembali berawan tebal. Suhu rata-rata wilayah itu sepanjang Jumat yakni 25 derajat Celcius.

Jakarta Pusat diprakirakan berawan tebal pagi hingga siang ini, kemudian diselingi hujan sedang pada sore hari, dan kembali berawan tebal pada malam hari. Suhu rata-rata wilayah itu sepanjang hari ini yakni 25 derajat Celcius.

Adapun Jakarta Selatan diprediksi hujan ringan pagi ini, lalu berawan tebal pada siang hari. Pada sorenya, wilayah itu kemungkinan dilanda hujan sedang, lalu kembali berawan tebal pada malam hari. Suhu wilayah itu Jumat ini 25 derajat Celcius.

Sedangkan Jakarta Timur kemungkinan berawan tebal pagi hingga siang ini, lalu hujan ringan pada sore hari, dan kembali berawan tebal pada malam hari. Suhu Jakarta Timur hari ini juga 25 derajat Celcius.

Jakarta Utara juga diprakirakan berawan tebal pagi hingga siang ini, kemudian akan diguyur hujan ringan pada sore hari, dan kembali berawan tebal pada malam hari. Suhu rata-rata wilayah itu sepanjang Jumat yakni 25 derajat Celcius.

BMKG mengingatkan, ada potensi angin kencang dan hujan lebat hingga sangat lebat di Jakarta Utara hari ini. Sementara itu, Kepulauan Seribu diprediksi berawan tebal sepanjang hari dengan suhu sekitar 27 derajat Celcius.