periskop.id - Bitmine Immersion Technologies (NYSE: BMNR) mengumumkan total kepemilikan aset kripto, uang tunai, dan investasi sampingannya mencapai US$9,6 miliar per 7 Juni 2026. Angka itu mencakup 5.543.872 token Ethereum (ETH) yang dihitung pada harga US$1.630 per koin.
Ketua Bitmine Thomas "Tom" Lee memaparkan, kepemilikan ETH tersebut setara 4,59% dari total pasokan koin yang beredar, yakni 120,7 juta ETH. Posisi itu menempatkan Bitmine sebagai pemegang perbendaharaan ETH terbesar di dunia, sekaligus perbendaharaan kripto terbesar kedua secara global, di bawah Strategy Inc. (NASDAQ: MSTR) yang dilaporkan menguasai 843.706 Bitcoin senilai sekitar US$52 miliar.
"Zcash jatuh setelah terungkap adanya kelemahan yang berpotensi memungkinkan pencetakan Zcash palsu. Cacat ini telah diperbaiki pada 1 Juni. Aksi jual besar-besaran di dunia kripto, dalam pandangan kami, adalah tindakan yang dangkal. Seiring meningkatnya kemampuan sistem AI, permintaan akan solusi yang tidak terpusat kemungkinan besar akan meningkat, terutama untuk melindungi pengguna dari sistem agen. Kami percaya hal ini memperkuat kasus penggunaan untuk blockchain terdesentralisasi yang tangguh seperti Ethereum. Karena itu, kami yakin harga ETH seharusnya tidak berada di bawah tekanan," kata Lee dalam Chairman's Message Bitmine edisi Mei di Norwalk, Connecticut, dikutip Rabu (10/5).
Selama sepekan sebelum pernyataan itu, Bitmine mencatatkan penambahan posisi yang signifikan. Lee menegaskan, langkah agresif tersebut diambil karena pihaknya menilai koreksi harga ETH tidak mencerminkan penguatan fundamental jaringan Ethereum.
"Selama seminggu terakhir, kami memperoleh 126.971 ETH. Kami meningkatkan pembelian kami karena kami percaya kemunduran harga ETH ini tidak mencerminkan penguatan fundamental Ethereum. Hal ini tidak mengherankan mengingat kita berada di tahap awal musim semi kripto. Bitmine diperkirakan akan mencapai 'alchemy 5%' pada tahun 2026," tambah Lee.
Bitmine kini telah menempuh 92% perjalanan menuju target filosofi "alchemy 5%", yakni ambisi menguasai 5% dari total pasokan ETH. Untuk mendukung strategi itu, perusahaan meluncurkan MAVAN (Made in America Validator Network), platform staking berkelas institusional yang semula dirancang melayani perbendaharaan Ethereum milik Bitmine sendiri.
Per 7 Juni 2026, total ETH yang sudah di-stake oleh Bitmine mencapai 4.718.677 koin, setara US$7,7 miliar pada harga US$1.630 per ETH. Jumlah itu mewakili lebih dari 85% dari keseluruhan kepemilikan ETH Bitmine. Lee mengungkapkan, angka tersebut menjadikan Bitmine sebagai entitas dengan jumlah ETH yang di-stake terbanyak di seluruh dunia.
"Bitmine telah melakukan staking lebih banyak ETH dibanding entitas lainnya di seluruh dunia. Dalam skala besar, ketika ETH Bitmine sepenuhnya di-staking oleh MAVAN dan mitra staking-nya, proyeksi imbalan staking ETH adalah US$270 juta dalam basis tahunan, menggunakan yield 7 hari BMNR sebesar 2,99%," ungkap Lee.
Rincian portofolio Bitmine per tanggal yang sama turut mencakup 204 Bitcoin, saham senilai US$180 juta di Beast Industries, serta saham senilai US$88 juta di Eightco Holdings (NASDAQ: ORBS) yang disebut sebagai satu-satunya ekuitas publik di dunia dengan eksposur tidak langsung ke OpenAI. Total uang tunai yang dipegang perusahaan tercatat US$247 juta. Dari sisi perdagangan, saham BMNR berada di peringkat ke-148 paling aktif diperdagangkan di Amerika Serikat dengan volume harian rata-rata US$829 juta berdasarkan data Fundstrat per 5 Juni 2026.
Sejumlah investor institusional besar tercatat sebagai pendukung Bitmine, di antaranya Cathie Wood dari ARK, Founders Fund, Pantera, Kraken, DCG, Galaxy Digital, serta investor perorangan Tom Lee sendiri. Manajemen Bitmine menilai, Undang-Undang GENIUS dan inisiatif Project Crypto dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) berpotensi sama transformasionalnya bagi layanan keuangan seperti keputusan AS mengakhiri sistem Bretton Woods pada 1971.
"Pendapatan staking tahunan sekarang diproyeksikan mencapai US$230 juta. Dan 4,7 juta ETH ini merupakan lebih dari 85% dari 5,54 juta ETH yang dimiliki Bitmine. Operasi staking Bitmine sendiri mencatatkan yield 7 hari sebesar 2,99% disetahunkan," pungkas Lee.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar