periskop.id - Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada perdagangan Selasa, 24 Februari 2026. Hal itu terjadi seiring penguatan indeks dolar AS di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
“Pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup melemah 27 poin setelah sebelumnya sempat melemah 45 poin di level Rp16.829 dari penutupan sebelumnya di level Rp16.802 per dolar AS,” Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi, Selasa (24/2).
Menurutnya, penguatan dolar AS dipicu meningkatnya kekhawatiran konflik geopolitik antara AS dan Iran. Iran dan AS akan mengadakan putaran ketiga pembicaraan nuklir pada Kamis di Jenewa. Namun pernyataan keras Presiden AS Donald Trump membuat pelaku pasar khawatir terhadap potensi eskalasi konflik.
Ia menambahkan, Departemen Luar Negeri AS telah menarik personel non-esensial dari Kedutaan Besar AS di Beirut di tengah meningkatnya risiko konflik militer. Selain itu, laporan media internasional menyebut Washington tengah mempertimbangkan serangan terarah terhadap Iran.
Dari sisi kebijakan perdagangan, Trump juga memperingatkan negara-negara agar tidak menarik diri dari kesepakatan dagang yang baru dinegosiasikan. Ia bahkan berencana menaikkan tarif impor sementara dari 10% menjadi 15%.
Sementara dari dalam negeri, Ibrahim menjelaskan pemerintah telah menarik utang baru Rp127,3 triliun sepanjang Januari 2026 atau 15,3% dari target APBN Rp832,2 triliun.
“Pembiayaan utang dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, fleksibilitas, serta kedisiplinan untuk menjaga utang dalam batas aman,” katanya.
Ia juga menyebut pembiayaan non-utang pada awal tahun ini mencapai minus Rp22,2 triliun atau 15,6% dari rencana APBN minus Rp145,1 triliun. Secara keseluruhan, realisasi pembiayaan hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp105,6 triliun atau 15,2% dari target.
Untuk perdagangan besok, ia memperkirakan rupiah masih akan bergerak terbatas. “Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah diperkirakan fluktuatif namun cenderung melemah di rentang Rp16.830 hingga Rp16.860 per dolar AS,”tutupnya.
Tinggalkan Komentar
Komentar