iklan periskop
Nasional

Pemerintah Duga Cemaran Radioaktif Udang Ekspor dari Industri Baja

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengonfirmasi udang ekspor Indonesia tercemar radioaktif. Sumbernya diduga dari polusi udara industri peleburan baja di sekitar pabrik...

11 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Lokasi temuan paparan radioaktif Cesium-137
Humas Bapeten, Abdul Qohhar meninjau lokasi temuan paparan radioaktif di kawasan Cikande, Serang, Banten, Jumat (22/8/2025). Foto oleh Periskop/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan, kontaminasi zat radioaktif yang ditemukan pada produk udang beku ekspor Indonesia diduga kuat berasal dari polusi udara yang bersumber dari aktivitas industri peleburan besi dan baja di sekitar fasilitas pengolahan.

“Indikasinya ada peleburan besi dan baja yang mengandung radioaktif. Kemudian sedang ditangani," kata Hanif saat ditemui di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, pada Senin (1/9).

Hanif menjelaskan, penanganan serius saat ini tengah dilakukan bersama Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dan pihak terkait lainnya. 

Ia menyebut, pemerintah telah berhasil mengisolasi area-area yang dicurigai sebagai sumber pencemaran untuk mencegah penyebaran lebih lanjut ke aktivitas perikanan lain.

Investigasi lintas kementerian memastikan bahwa bahan baku udang yang berasal dari tambak di Lampung dan Pandeglang tidak terkontaminasi. 

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyatakan bahwa jejak zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) justru terdeteksi pada cerobong asap pabrik pengolahan udang PT Bahari Makmur Sejati (BMS).

“Lalu di dalam pabrik BMS itu, di cerobong didapetinnya, dan itu berarti dari udara luar. Artinya bahan bakunya nggak ada masalah,” ujar Trenggono. 

Temuan ini mengindikasikan kontaminasi terjadi selama proses produksi akibat paparan dari udara sekitar.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Lingkungan Hidup telah mengeluarkan perintah penghentian sementara seluruh aktivitas di pabrik pengolahan udang yang berlokasi di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten, tersebut.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Udang Indonesia Diduga Terkontaminasi Zat Radioaktif, Cesium-137, Bapeten, dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.