Periskop.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mengungkapkan, sebanyak 257 ribu calon orang memanfaatkan diskon tarif hingga 30 % untuk kereta api kelas ekonomi komersial pada masa angkutan Lebaran 2026.

"Program tersebut berlaku untuk perjalanan 14–29 Maret 2026," kata Manager Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Franoto Wibowo di Jakarta, Rabu 911/3). 

Secara nasional disiapkan sekitar 1,2 juta tempat duduk. Sementara khusus wilayah PT KAI Daop 1 Jakarta tersedia sekitar 329.000 tempat duduk, dengan sekitar 72.000 kursi yang masih tersedia.

Stasiun tujuan favorit keberangkatan para penumpang ini, yakni Yogyakarta, Surabaya dan Semarang. Namun KAI Daop 1 Jakarta belum memberikan rincian data jumlah tiket yang telah dipesan untuk masing-masing tujuan.

Pada masa Angkutan Lebaran 2026 yang dimulai hari ini hingga 1 April 2026 atau H-10 Lebaran, jumlah penumpang kereta api jarak jauh yang berangkat dari wilayah KAI Daop 1 Jakarta tercatat sebanyak 27.021 orang. Sedangkan 15.509 penumpang tiba di sejumlah stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta.

Untuk keberangkatan, volume penumpang tertinggi tercatat di Stasiun Pasar Senen sebanyak 12.265 orang, disusul Stasiun Gambir 4.823 orang dan stasiun lainnya seperti Bekasi, Cikarang, Jatinegara, Karawang dan Cikampek.

“Memasuki H-10 Lebaran, pergerakan pelanggan kereta api dari wilayah Daop 1 Jakarta mulai meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya. Tren ini diperkirakan akan terus naik, seiring semakin dekatnya puncak arus mudik,” ujar Franoto. 

Lalu, merujuk data 10 Maret 2026, dari total kapasitas 1.076.196 tempat duduk yang disediakan selama masa Angkutan Lebaran 2026, sebanyak 655.840 tiket telah terjual atau sekitar 61% dari total kapasitas.

Dengan demikian, masih tersedia sekitar 400 ribu tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai tanggal keberangkatan, selama periode Angkutan Lebaran 11 Maret hingga 1 April 2026.

"Data pemesanan menunjukkan, periode 11–20 Maret 2026 menjadi masa dengan tingkat pemesanan tertinggi pada fase awal mudik. Dalam rentang waktu tersebut tercatat 437.127 tiket telah dipesan oleh masyarakat," kata Franoto.

Untuk melayani mobilitas pelanggan selama masa Angkutan Lebaran, PT KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan kereta api jarak jauh reguler setiap hari. Selain itu, terdapat 19 perjalanan kereta tambahan, yang terdiri dari 12 kereta tambahan dari Stasiun Gambir dan 7 kereta tambahan dari Stasiun Pasar Senen.

Adapun beberapa kereta yang menjadi favorit pelanggan dari Stasiun Gambir antara lain KA Pandalungan, Argo Semeru, Gunung Jati, Cakrabuana, Pangandaran dan Batavia. Sementara dari Stasiun Pasar Senen, kereta yang banyak diminati antara lain KA Bengawan, Airlangga, Serayu, Kertajaya, Jayakarta dan Progo.

KA Ekonomi Kerakyatan
Sementara itu, PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat tingkat keterisian Kereta Api (KA) Ekonomi Kerakyatan. Salah satunya KA tambahan relasi Pasarsenen-Lempuyangan untuk keberangkatan hari ini hingga 24 Maret 2026 secara konsisten mencapai rata-rata 100 persen pada setiap perjalanan.

"Pada perjalanan hari ini 11 Maret 2026, volume pelanggan tercatat sebanyak 388 penumpang, dengan tingkat keterisian mencapai 104 persen," tuturnya.

Menurut dia, tingginya animo masyarakat tidak hanya dipengaruhi oleh tarif yang terjangkau, tetapi juga karena tingkat kenyamanan dan keselamatan yang baik. Untuk perjalanan hingga Yogyakarta, tiket KA ini dibanderol sekitar Rp175.000, setelah mendapatkan diskon sebesar 30% melalui program stimulus pemerintah.

Selain harga yang ekonomis, kereta api juga menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang lebih nyaman, aman, tepat waktu serta bebas dari kemacetan. Sehingga pelanggan dapat menikmati perjalanan jarak jauh dengan lebih tenang.

Sekadar informasi, untuk tanggal keberangkatan 25 Maret-1 April 2026 tiket KA yang diberangkatkan dari Stasiun Pasarsenen pukul 15.25 WIB ini masih tersedia. KA Ekonomi Kerakyatan Pasarsenen-Lempuyangan (PSE-LPN) sendiri mulai beroperasi pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026, untuk mendukung mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran.

Rangkaian pada KA tambahan PSE-LPN ini terdiri dari dua kelas layanan, yakni lima kereta kelas eksekutif dan empat kereta ekonomi kerakyatan. Khusus pada Kereta Ekonomi Kerakyatan, setiap kereta menyediakan 93 tempat duduk sehingga total kapasitas tempat duduk kelas ekonomi pada rangkaian ini mencapai 372 tempat duduk.

Franoto menyampaikan, Kereta Api Ekonomi Kerakyatan merupakan bagian dari komitmen PT Kereta Api Indonesia (KAI), untuk menghadirkan transportasi publik yang aman, nyaman, serta terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Program tarif terjangkau ini diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik dengan lebih mudah sekaligus mendukung mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat,” tandasnya.