periskop.id - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengucapkan selamat hari raya Idulfitri 1447 Hijriah mewakili keluarga dan pemerintah. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan momen kemenangan ini sebagai ajang mempererat tali silaturahmi.

​Prabowo menyampaikan pesan perayaan ini melalui siaran resmi pada Jumat (20/3). "Mari kita manfaatkan momen Idulfitri ini untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan memperkuat persatuan sebagai satu bangsa," katanya.

​Kepala Negara bersyukur umat Islam bisa kembali bertemu dengan hari raya. Ia mengawali pesannya dengan mengucap puji syukur kepada Tuhan atas karunia tersebut.

​Permohonan maaf lahir dan batin turut terucap dari sosok nomor satu di Indonesia ini. Ucapan hangat tersebut ia tujukan bagi seluruh saudara sebangsa dan setanah air di mana pun berada.

​Prabowo secara khusus menyoroti pentingnya menjaga ikatan kebersamaan. Ia menilai bangsa Indonesia merupakan satu kesatuan keluarga besar.

​Tantangan di masa depan menuntut persatuan kuat dari seluruh elemen negara. Ia mengingatkan warga agar terus memperkuat soliditas nasional menghadapi berbagai rintangan.

​Sikap gotong royong menjadi kunci utama dalam melewati setiap persoalan bangsa. "Mari kita bekerja lebih keras, saling membantu," ujarnya.

​Semangat saling tolong-menolong pasti membawa dampak positif bagi kemajuan negara. Pembangunan nasional selalu membutuhkan kontribusi nyata dari semua pihak tanpa terkecuali.

​Kerja sama yang baik akan mewujudkan cita-cita bangsa ke arah yang lebih baik. "Dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih adil, lebih sejahtera, lebih kuat," ucapnya.

​Presiden mengakhiri pesan keagamaan ini dengan untaian doa suci. Ia berharap amal ibadah seluruh rakyat selama bulan puasa mendapat ganjaran setimpal.

​Rahmat dan perlindungan Tuhan sangat dibutuhkan bagi perjalanan negara ke depan. "Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita sekalian dan senantiasa melimpahkan rahmat serta berkahnya kepada bangsa Indonesia," tuturnya.