Periskop.id - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menyebutkan, Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri acara peringatan Hari Buruh atau May Day di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5).

(May Day) akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Lalu, ada tokoh buruh internasional yang juga akan hadir langsung,” kata Andi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/4). 

Ia menjelaskan, acara May Day akan dimulai pada pukul 08.00 WIB dan buruh yang akan datang diperkirakan mencapai 211.000 orang. “Jadi, 211.000 sudah tercapai, lebih besar dua kali lipat dari May Day tahun lalu. Tahun lalu sekitar 130.000, tahun ini sekitar 200.000 lebih,” ujarnya.

Dia mengatakan ratusan ribu buruh tersebut berasal dari berbagai daerah dan konfederasi buruh. Menurut dia, pada pukul 08.00 WIB kurang, Presiden Prabowo akan tiba di Monas dan akan mulai menyampaikan pidato kenegaraan pada pukul 08.30 WIB.

Acara akan diakhiri pada pukul 11.00 WIB karena memasuki waktu shalat Jumat. Ia memastikan, panitia telah menyiapkan kebutuhan shalat Jumat bagi buruh yang mengikuti aksi.

“Kita sudah siapkan dan ada seorang tokoh nasional yang akan menjadi khatib dan imam,” ujarnya.

Terkait tema May Day tahun ini, ia mengatakan bahwa hal tersebut masih dibahas lebih lanjut dan hasilnya akan segera disampaikan. “Rabu (29/4) kami akan melakukan konferensi pers akhir, finalisasi, sekaligus kami akan mengumumkan tema May Day,” imbuhnya. 

Jumhur Hidayat
Sementara itu, Jumhur Hidayat yang diangkat menjadi Menteri Lingkungan Hidup, menyatakan dirinya akan tetap memimpin langsung konvoi puluhan ribu buruh dengan mengendarai sepeda motor dalam peringatan May Day, 1 Mei 2026 di Jakarta.

"Saya sendiri rencana, kan itu hari libur ya, kalaupun saya benar dilantik ini, hari libur saya akan naik motor memimpin yang dari Jakarta, sekitar 40.000 naik motor," kata Jumhur di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Aktivis buruh yang baru saja dilantik sebagai menteri tersebut menyatakan komitmennya untuk tetap turun ke jalan pada 1 Mei mendatang. Jumhur menjelaskan aksi damai tersebut nantinya berpusat di kawasan Monas. 

Momentum Hari Buruh tahun ini sekaligus menjadi sarana untuk merayakan sejumlah kebijakan pemerintah yang berpihak kepada kaum pekerja. Menurut Jumhur, aspirasi para buruh kini mulai diakomodasi secara nyata oleh negara. Salah satu langkah strategis yang sedang disiapkan pemerintah adalah pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi PHK melalui Keputusan Presiden (Keppres).

Selain isu kesejahteraan, Jumhur juga tetap menyuarakan pengetatan aturan tenaga alih daya atau outsourcing. Ia berharap perbaikan regulasi ketenagakerjaan dapat mewujudkan keadilan bagi seluruh pekerja di Indonesia.

Di sisi lain, sebagai Menteri LH, Jumhur mengatakan pihaknya telah memetakan sejumlah strategi prioritas untuk dibenahi. Persoalan penanganan sampah di berbagai wilayah Indonesia menjadi salah satu fokus utama yang harus segera dituntaskan.

"Menteri LH banyak tugas dan harus kita tuntas kerja keras. Yang paling di depan mata ya soal sampah, terus kita harus keep up juga dengan isu-isu atau kesepakatan internasional secara bertahap," ujarnya.

Jumhur juga mengatakan dirinya telah mendapatkan dukungan dari serikat buruh, untuk masuk dalam jajaran kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran