periskop.id - Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menanggung seluruh biaya pengobatan korban kecelakaan kereta api Bekasi Timur. Pemkab juga memberikan perhatian khusus bagi keluarga korban meninggal dunia.

​"Insya Allah Pemerintah Kabupaten Bekasi bertanggung jawab, pengobatannya segala macam kita bertanggung jawab," katanya. Pernyataan ini disampaikan Asep saat mengunjungi rumah duka almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhynna (32) di wilayah Tambun Selatan pada Rabu (29/4) pagi.

​Almarhumah Ain sapaan akrabnya merupakan karyawati KompasTV. Ia menjadi salah satu korban tewas dalam insiden nahas tersebut.

​Kehadiran Asep mengenakan batik coklat ini bertujuan memastikan hak warga terdampak musibah terpenuhi secara maksimal.

​Berdasarkan data terbaru, total korban meninggal dunia dalam tragedi tabrakan kereta ini mencapai 15 orang.

​Sepuluh korban jiwa telah teridentifikasi sebagai warga Kabupaten Bekasi. Lima orang lainnya masih dalam tahap penelusuran domisili.

​Asep menduga kelima korban secara fisik tinggal di wilayah Kabupaten Bekasi. Namun, secara administrasi kependudukan (KTP) mereka masih tercatat di luar daerah.

​"Kita masih telusuri lima orang ini. Kadang-kadang kecelakaannya mengarah ke Tambun, Cibitung, Cikarang. Khawatirnya mereka domisili di sini tapi KTP-nya masih luar Bekasi. Ini yang sedang kami pastikan," jelasnya.

​Pemkab Bekasi saat ini juga menanggung biaya medis 88 korban luka. Seluruh pasien kini tersebar dan menjalani perawatan di berbagai rumah sakit.

​Pemerintah daerah tengah merancang skema bantuan lanjutan. Langkah ini penting untuk menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga yang ditinggalkan korban.

​Skema bantuan ekonomi ini menjadi prioritas utama. Terlebih jika korban meninggal dunia berstatus sebagai tulang punggung keluarga.

​"Kalau misalnya dia tulang punggung keluarga, ya harus kita pikirkan. Itu adalah peran pemerintah daerah. Untuk saat ini bantuan langsung ke keluarga sudah ada, tapi untuk tindak lanjutnya saya akan berdiskusi dengan Pak Gubernur terkait anggaran yang akan diberikan," tambahnya.