periskop.id - Kabar membanggakan datang kembali di dunia olahraga Indonesia. Kali ini, kabar tersebut datang dari cabang olahraga panjat tebing. Tim panjat tebing Indonesia berhasil meraih medali emas dalam ajang World Climbing Asia Championship 2026 dari atlet bernama Desak Made Rita Kusuma Dewi.
Keberhasilan Desak meraih medali emas pada ajang tersebut setelah dirinya mengalahkan wakil tuan rumah Cina, Zhou Yafei, di final. Bahkan, ia berhasil mencatatkan rekor waktu terbaik 6,07 detik. Sementara lawannya, mencatatkan waktu 6,47 detik.
Menyabet Tiket Asian Games 2026
Keberhasilan Desak di ajang World Climbing Asia Championship 2026 mengukuhkan dirinya sebagai yang terbaik. Tak hanya itu, ia juga dipastikan akan tampil di Asian Games 2026 di Aichi–Nagoya, Jepang, yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
Selain Desak, empat atlet panjat tebing Indonesia lainnya turut memastikan tiket ke Asian Games 2026. Mereka adalah Veddriq Leonardo, peraih emas Olimpiade Paris 2024 yang lolos setelah meraih medali perunggu nomor speed putra di ajang World Climbing Asia Championship 2026.
Kemudian, Aditya Tri Syahria finis di posisi keenam nomor speed putra. Dua nama lainnya adalah Berthdigna Devi Surya Kusuma yang menempati peringkat kelima nomor speed putri, serta Raviandi Ramadhan yang berhasil melaju hingga semifinal nomor boulder putra.
Sebelumnya, tiket Asian Games 2026 juga sudah diamankan oleh Putra Tri Ramadani di nomor lead putra, Sukma Lintang Cahyani, nomor lead putri, dan Ravianto Ramadhan nomor boulder putra.
Adanya Potensi Penambahan Tiket
Keberhasilan yang didapat dari kontingen Indonesia di ajang tersebut menandakan masih ada potensi penambahan tiket ke Asian Games 2026. Hasil di World Climbing Asia Championship 2026 membuat tim Indonesia sudah cukup mengantongi lima tiket Asian Games 2026.
Tim Indonesia masih punya kesempatan untuk menambah tiket kelolosan Asian Games 2026. Rangkaian ajang World Climbing Asia Championship 2026 yang berlangsung di Meisan masih terdapat nomor lead putra dan putri dalam waktu beberapa hari ke depan.
Performa Tim Indonesia di Ajang Tersebut
Pada ajang ini, Desak Made Rita tampil impresif dengan mencatatkan waktu terbaik 6,07 detik, unggul atas pesaingnya, Zhou Yafei, yang membukukan waktu 6,47 detik.
Sementara itu, Veddriq Leonardo sukses memenangi small final dengan catatan waktu 5,15 detik. Ia mengungguli wakil tuan rumah China, Ling Yongzhi, yang terpeleset saat pertandingan. Hasil tersebut sekaligus memastikan langkah Veddriq ke Asian Games 2026.
Di nomor speed putra, Aditya Tri Syahria juga berhasil lolos setelah finis di posisi keenam. Ia sempat mencatatkan waktu 5,37 detik pada babak perempat final saat berhadapan dengan Veddriq.
Dari nomor speed putri, Berthdigna Devi Surya Kusuma menutup kompetisi di peringkat kelima. Ia mencatatkan waktu 6,73 detik pada babak perempat final ketika menghadapi Desak Made Rita.
Sementara itu, di nomor boulder putra, Raviandi Ramadhan berhasil melaju hingga babak semifinal. Ia menempati peringkat ke-22 pada fase kualifikasi dengan raihan 69,4 poin, lalu naik ke posisi ke-11 pada babak semifinal dengan total 49,9 poin.
Tinggalkan Komentar
Komentar